Sen, 27/07/26 · 14.12.00
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Cetak Sejarah Baru, UNTAN Melahirkan Lulusan Arsitek Profesional Pertama di Kalimantan

Roska Putra
Roska Putra
Senin, 27 Juli 2026 · 20:042 menit baca
Cetak Sejarah Baru, UNTAN Melahirkan Lulusan Arsitek Profesional Pertama di Kalimantan
Prosesi kelulusan 11 lulusan pertama PPAr UNTAN bersama pengurus IAI dan pimpinan universitas di Pontianak. (Dok. HO/NusantaraPost)

Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura (UNTAN) mencetak sejarah baru dalam dunia pendidikan dan profesi arsitektur di Pulau Kalimantan. UNTAN resmi mengukuhkan 11 lulusan perdana dari Program Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr) Angkatan I dalam prosesi kelulusan khidmat yang digelar di Hotel Ibis Pontianak, Senin (27/7/26).

Momen ini menjadi perhelatan penting karena menandai lahirnya lulusan PPAr pertama di seluruh daratan Kalimantan.

Acara bersejarah tersebut dihadiri jajaran tokoh kunci dan pimpinan organisasi arsitektur nasional, di antaranya Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Nasional Gregorius Budi Yulianto, Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI) Yulianto P. Prihatmaji, Pengurus LSP SARSI Bagus Harri Mardoyo, serta Ketua Dewan Arsitek Indonesia Ahmad Saladin.

Untan dan ITBSS Terapkan Teknologi Tepat Guna untuk Pengolahan Kelapa dan Keladi di Kubu Raya
Baca Juga

Untan dan ITBSS Terapkan Teknologi Tepat Guna untuk Pengolahan Kelapa dan Keladi di Kubu Raya

Kehadiran para pemangku kepentingan nasional ini menegaskan nilai strategis kelulusan angkatan perdana bagi masa depan pembangunan dan ruang binaan di kawasan Kalimantan.

Ketua IAI Kalimantan Barat sekaligus Koordinator Program Studi PPAr UNTAN, M. Ridha Alhamdani, menegaskan bahwa hadirnya para lulusan ini secara langsung melengkapi mata rantai ekosistem pendidikan arsitektur yang selama ini dinantikan di Kalimantan Barat.

“Kelulusan PPAr ini menjadi penguat ekosistem pendidikan dan profesi arsitek di Kalimantan Barat. Kini rantai pendidikan arsitektur telah lengkap, mulai dari jenjang Diploma III dan Diploma IV di Politeknik Negeri Pontianak, hingga Sarjana Arsitektur dan Pendidikan Profesi Arsitek di Universitas Tanjungpura,” tegas Ridha dalam sambutannya.

Selain jalur akademis yang kian solid, kesiapan infrastruktur pendukung profesi di Kalbar kini telah berada pada taraf optimal. Sarana pelaksanaan Ujian Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA) hingga Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP SARSI di daerah sudah siap beroperasi penuh.

Hal ini memungkinkan proses pembinaan, sertifikasi, serta pengembangan kapasitas arsitek lokal dapat dilakukan secara mandiri dan efektif tanpa bergantung pada pusat.

Kantongi 14 Suara Senat, Herry Sujaini Terpilih Jadi Dekan Baru Fakultas Teknik Untan
Baca Juga

Kantongi 14 Suara Senat, Herry Sujaini Terpilih Jadi Dekan Baru Fakultas Teknik Untan

Meski ekosistem dasar telah terbentuk, tantangan besar telah menanti. Ridha menyoroti pentingnya melangkah ke tahap berikutnya, yaitu mendorong percepatan pelaksanaan lisensi praktik arsitek sebagai penyempurnaan akhir ekosistem profesi di Kalbar.

Sebagai pelopor Program Pendidikan Profesi Arsitek pertama di Pulau Kalimantan, PPAr UNTAN diharapkan terus menjadi kawah candradimuka yang melahirkan arsitek-arsitek profesional, berdaya saing tinggi, dan berintegritas.

Keberadaan mereka menjadi kunci utama dalam menjawab tantangan pembangunan daerah yang kian masif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di Tanah Borneo.

(Roska)