Menjelang pukul lima sore, lalu lintas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara mulai terlihat lengang. Sejumlah pegawai tampak santai menunggu bus dalam kota gratis untuk pulang ke hunian masing-masing. Di kota ini, mereka tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam di jalan.
Mirfa, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah setahun menetap di Nusantara, merasakan langsung perubahan kualitas hidupnya. Kedekatan jarak antara kantor dan tempat tinggal memberinya waktu ekstra untuk menikmati aktivitas di luar jam kerja.
“Dulu setelah pulang kerja rasanya sudah capek karena perjalanan panjang. Sekarang selesai kerja masih sempat lari sore atau ikut latihan bulu tangkis. Rasanya hari belum benar-benar selesai setelah jam kantor,” ungkap Mirfa.
Pengalaman serupa juga dirasakan oleh banyak pekerja lain di kawasan tersebut. Konsep kota yang menghubungkan langsung area hunian, perkantoran, dan fasilitas publik membuat masyarakat bisa beraktivitas tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

