Sen, 27/07/26 · 05.02.44
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Smart & Green City

Cerita Pegawai di Ibu Kota Nusantara Nikmati Work Life Balance

Tony
Tony
Senin, 27 Juli 2026 · 11:161 menit baca
Cerita Pegawai di Ibu Kota Nusantara Nikmati Work Life Balance
Suasana sore hari di kawasan pejalan kaki Ibu Kota Nusantara. Konsep kota sepuluh menit memberikan kemudahan mobilitas dan kualitas hidup yang lebih baik bagi para pekerja. (Dok. OIKN)

Menjelang pukul lima sore, lalu lintas di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara mulai terlihat lengang. Sejumlah pegawai tampak santai menunggu bus dalam kota gratis untuk pulang ke hunian masing-masing. Di kota ini, mereka tidak perlu lagi menghabiskan waktu berjam-jam di jalan.

Mirfa, salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah setahun menetap di Nusantara, merasakan langsung perubahan kualitas hidupnya. Kedekatan jarak antara kantor dan tempat tinggal memberinya waktu ekstra untuk menikmati aktivitas di luar jam kerja.

“Dulu setelah pulang kerja rasanya sudah capek karena perjalanan panjang. Sekarang selesai kerja masih sempat lari sore atau ikut latihan bulu tangkis. Rasanya hari belum benar-benar selesai setelah jam kantor,” ungkap Mirfa.

Pengalaman serupa juga dirasakan oleh banyak pekerja lain di kawasan tersebut. Konsep kota yang menghubungkan langsung area hunian, perkantoran, dan fasilitas publik membuat masyarakat bisa beraktivitas tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.

Perencanaan IKN Gunakan 24 Indikator Kinerja Terukur
Baca Juga

Perencanaan IKN Gunakan 24 Indikator Kinerja Terukur

Konsep Kota Sepuluh Menit Bikin Nyaman Pekerja di Nusantara
Pegawai di Ibu Kota Nusantara merasakan kualitas hidup yang lebih seimbang berkat tata kota bebas macet dan fasilitas publik yang saling terhubung. (Dok. OIKN)

Jalur pejalan kaki dan lintasan sepeda dibangun saling terkoneksi. Hal ini tidak hanya memangkas waktu perjalanan, tetapi juga mendorong warga untuk menjalani gaya hidup yang lebih sehat.

Waktu yang biasanya habis terbuang karena kemacetan, kini berubah menjadi kesempatan untuk berolahraga, bersosialisasi, atau sekadar berkumpul dengan keluarga.

Di akhir pekan, Mirfa mengaku kerap mengajak keluarganya berjalan kaki menikmati ruang terbuka di sekitar Istana Garuda. Udara yang bersih dan kawasan pedestrian yang nyaman membuat suasana sore terasa sangat menenangkan.

Saat ini, wajah Ibu Kota Nusantara terus bertumbuh seiring dengan penambahan jalan baru dan layanan publik. Pembangunan fisik tersebut perlahan ikut membentuk ritme kehidupan warga yang lebih berkualitas, sehat, dan seimbang.

(Tony)