Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Headline

Tinjau Proyek Rumah Ibadah di IKN, Kardinal Suharyo Cek Calon Basilika Pertama Indonesia

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Rabu, 21 Oktober 2026 · 10:331 menit baca
Tinjau Proyek Rumah Ibadah di IKN, Kardinal Suharyo Cek Calon Basilika Pertama Indonesia
Kardinal Ignatius Suharyo didampingi Basuki Hadimuljono meninjau Gereja Santo Fransiskus Xaverius di IKN yang disiapkan menjadi basilika pertama Indonesia. (Dok. Ist)

Uskup Agung Jakarta sekaligus Ordinaris Militer Indonesia, Kardinal Ignatius Suharyo, meninjau langsung progres pembangunan Gereja Santo Fransiskus Xaverius di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Selasa, (20/10/2026). Kunjungan perdana tersebut difokuskan guna mengecek kesiapan fisik rumah ibadah yang diproyeksikan mencatat sejarah sebagai basilika pertama di Indonesia jika seluruh tahapan administratif dan teknis terpenuhi.

Peninjauan lapangan yang didampingi oleh Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, tersebut menjadi kesempatan bagi pimpinan keuskupan untuk melihat langsung akselerasi pembangunan ibu kota baru. Apresiasi terhadap kesungguhan para pekerja konstruksi serta Otorita IKN disampaikan oleh Kardinal Suharyo di sela-sela peninjauan.

“Dari keterangan Bapak Basuki, saya merasa semua yang bekerja di sini sungguh-sungguh berusaha sebaik-baiknya. Tentu syukur, karena di dalam kompleks IKN ini ada gereja yang begitu besar, yang akan diresmikan sebagai basilika. Kalau nanti itu terjadi, inilah satu-satunya basilika di Indonesia,” ujar Kardinal Suharyo.

Konsep arsitektur bangunan yang mengedepankan inkulturasi budaya lokal serta semangat persatuan antarumat beragama turut dipaparkan oleh tokoh rohani Katolik tersebut.

Kawasan IKN Dihantam 309 Karhutla, Satu Korporasi Disanksi dan Satu Tersangka
Baca Juga

Kawasan IKN Dihantam 309 Karhutla, Satu Korporasi Disanksi dan Satu Tersangka

“Gerejanya dibangun dengan nuansa inkulturasi yang sangat kuat, serta cita-cita kerukunan antarumat yang tajam. Ada Plaza Kerukunan yang nantinya terhubung dengan simbol tempat-tempat ibadah lainnya,” lanjutnya.

Kompleks Gereja Santo Fransiskus Xaverius dirancang terintegrasi dengan Plaza Kerukunan, sebuah ruang terbuka publik yang berfungsi sebagai titik temu fisik dengan rumah ibadah agama lain di kawasan inti IKN. Usai mengamati kawasan KIPP, pembangunan IKN dinilai sebagai langkah strategis yang visioner dalam menjawab kebutuhan masa depan Indonesia.

(Tony)