Balai Pengelolaan Kelautan (BPK) Pontianak melalui Tim Respon Cepat melangsungkan aksi pemantauan serta mitigasi konflik buaya di Desa Penjajap dan Desa Harapan, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, pada Rabu (30/9/2026) hingga Sabtu (3/10/2026).
Langkah cepat tersebut dilaksanakan guna menindaklanjuti keresahan dan laporan masyarakat terkait kemunculan buaya di sepanjang aliran sungai pemukiman warga.
Setibanya di lokasi, Tim Respon Cepat berkoordinasi dengan Satuan Pengawasan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Satwas PSDKP) Sambas, Dinas Perikanan Kabupaten Sambas, serta pemerintah desa setempat. Koordinasi dilakukan untuk memverifikasi titik lokasi serta memetakan pola aktivitas buaya.
Penyisiran lapangan difokuskan pada malam hari dengan melintasi aliran sungai sepanjang 4,4 kilometer di Desa Lonam, Desa Harapan, dan Desa Penjajap. Sebanyak 10 personel gabungan dikerahkan menggunakan empat unit perahu motor.

