Kam, 16/07/26 · 13.19.45
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

BBM 1,93 Juta Liter Tiba di Ketapang, Hiswana Migas Perintahkan Seluruh SPBU Ketapang Langsung Normalisasi Pasokan

Hendrawan
Hendrawan
Kamis, 16 Juli 2026 · 08:171 menit baca
BBM 1,93 Juta Liter Tiba di Ketapang, Hiswana Migas Perintahkan Seluruh SPBU Ketapang Langsung Normalisasi Pasokan
Kapal tanker bermuatan 1,93 juta liter BBM tiba di Terminal Pertamina Ketapang. Hiswana Migas pastikan distribusi Pertalite dan B40 segera normal. (Dok. Ketapang Informasi)

Antrean panjang kendaraan akibat kekosongan stok Pertalite di Kabupaten Ketapang dalam sepekan terakhir mulai terurai. Kapal tanker yang mengangkut total 1,93 juta liter Bahan Bakar Minyak (BBM) telah bersandar di Terminal Fuel Jobber Pertamina Ketapang, Rabu, (15/7/2026).

Berdasarkan data manifes muatan, pasokan energi yang tiba terdiri dari 901.328 liter Pertalite, 148.101 liter Pertamax, dan 884.276 liter B40. Komoditas tersebut saat ini masuk dalam proses percepatan distribusi ke seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah setempat.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kabupaten Ketapang Riza menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh pengelola SPBU untuk segera menyalurkan pasokan baru tersebut guna menstabilkan kondisi lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik. Kapal pengangkut BBM sudah tiba dan stok akan segera didistribusikan ke SPBU. Silakan membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi berjalan lancar dan semua masyarakat dapat terlayani,” ujar Riza, Rabu (15/7/2026).

Sasar Usaha Laundry, Pemkot Pontianak Terbitkan Edaran Larangan LPG 3 Kg
Baca Juga

Sasar Usaha Laundry, Pemkot Pontianak Terbitkan Edaran Larangan LPG 3 Kg

(Dok. dwi/ Gmaps)

Dampak Distribusi Logistik dan Evaluasi Cadangan Penyangga Daerah
Kekosongan pasokan Pertalite sebelumnya sempat menghambat sebagian mobilitas warga serta memicu fluktuasi harga pada sejumlah komoditas sembako dan biaya jasa domestik akibat kendala rantai distribusi logistik.

Bupati Ketapang bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyatakan bahwa hambatan ini murni dipicu oleh kendala teknis pada jalur pelayaran logistik laut.

Sebagai langkah antisipasi, tim gabungan lintas sektoral kini diterjunkan langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan ketat di setiap SPBU. Langkah ini difokuskan untuk mengurai kemacetan antrean kendaraan serta mencegah potensi penimbunan di tingkat pengecer selama masa normalisasi.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Ketapang tengah melakukan evaluasi terhadap sistem logistik energi regional. Skema penguatan cadangan penyangga (buffer stock) menjadi prioritas kerja ke depan agar kendala pelayaran akibat faktor cuaca di laut tidak kembali mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.\

(Hendrawan)