Jum, 17/07/26 · 04.49.39
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Diminta AHY Fokus di Pusat, Herzaky Batal Maju Calon Ketua Demokrat Kalbar

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 17 Juli 2026 · 09:232 menit baca
Diminta AHY Fokus di Pusat, Herzaky Batal Maju Calon Ketua Demokrat Kalbar
Herzaky Mahendra Putra pastikan batal maju sebagai calon Ketua DPD Demokrat Kalbar demi penuhi instruksi AHY untuk fokus di Kemenko Infrastruktur pusat. (Dok. HO/TNP)

Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan tidak akan maju dalam bursa pemilihan calon Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Barat. Keputusan tersebut diambil menyusul adanya instruksi langsung dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) agar dirinya tetap memprioritaskan tugas di tingkat pusat.

Herzaky, yang saat ini menjabat sebagai Staf Khusus di Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, diinstruksikan untuk mengawal sejumlah program strategis nasional yang berada di bawah kendali kementerian tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan para kader di Kalbar. Namun, Mas Ketum AHY meminta saya tetap fokus di pusat. Tugas ini harus saya jalankan sebaik-baiknya untuk ikut membantu beliau di Kemenko Infrastruktur,” ujar Herzaky Mahendra Putra dalam keterangan resmi, Jumat, (17/7/2026).

Antisipasi Karhutla Lahan Gambut, Personel Gabungan Siaga Penuh di Kubu Raya
Baca Juga

Antisipasi Karhutla Lahan Gambut, Personel Gabungan Siaga Penuh di Kubu Raya

Pengawalan Proyek Trans-Kalimantan dan Komunikasi Internal Partai
Herzaky menjelaskan bahwa posisinya di tingkat kementerian strategis pusat akan digunakan untuk memastikan ketersediaan alokasi program pembangunan masuk ke wilayah Kalimantan Barat. Ruang lingkup kerja yang diembannya meliputi pemantauan perbaikan jalan daerah, jaringan irigasi, proyek giant seawall, hingga rencana jaringan kereta Trans-Kalimantan.

“Membangun Kalimantan Barat, termasuk membesarkan Demokrat di Kalimantan Barat, tidak selalu harus berada di daerah. Berada di pusat justru membuat kita memiliki akses langsung untuk mengawal program-program nasional agar masuk ke Kalbar. Dengan begitu, perjuangan untuk kepentingan masyarakat Kalbar justru bisa lebih optimal dan berdampak lebih besar,” urai Herzaky.

Selain mengemban tugas birokrasi di kementerian, penolakan untuk masuk ke dalam struktur pimpinan daerah juga didasari oleh beban kerja internal partai. Herzaky saat ini memegang kendali atas sinkronisasi narasi politik selaku Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat untuk 38 provinsi di Indonesia.

“Tugas ini penting untuk memastikan komunikasi publik Demokrat selalu selaras dari atas ke bawah maupun sebaliknya. Keselarasan narasi dan substansi ini krusial agar pesan serta nilai perjuangan partai tersampaikan dengan utuh dan jelas kepada masyarakat,” pungkas Herzaky.

(Hendrawan)