Jum, 12/06/26 · 08.08.13
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Edi Kamtono Desak OPD Sinergikan Infrastruktur dan Program Ramah Lansia

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 12 Juni 2026 · 12:302 menit baca
Edi Kamtono Desak OPD Sinergikan Infrastruktur dan Program Ramah Lansia
Infrastruktur Ramah Lansia Pontianak. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak memproyeksikan perluasan ruang terbuka hijau dan kawasan bebas kendaraan (car free day) sebagai instrumen pendukung fasilitas publik yang ramah bagi warga lanjut usia (lansia). Kebijakan ini diambil seiring dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat rata-rata angka usia harapan hidup di Kota Pontianak kini telah menyentuh 75,4 tahun.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa peningkatan angka harapan hidup tersebut berkorelasi langsung dengan kualitas lingkungan, ketersediaan ruang publik, dan layanan dasar kota. Namun, ia menekankan bahwa tantangan ke depan adalah memastikan populasi lansia tersebut tetap berada dalam kondisi mandiri dan produktif.

“Pemerintah Kota Pontianak berupaya bagaimana meningkatkan kualitas kehidupan para lansia di Kota Pontianak ini. Yang kita harapkan adalah lansia yang mandiri, artinya bisa beraktivitas secara mandiri,” ujar Edi di halaman Kantor Dinas Sosial Pontianak, Jumat (12/6/2026) pagi.

Penduduk Tembus 693 Ribu Jiwa, Pemkot Pontianak Soroti Kemacetan hingga Krisis Air Bersih
Baca Juga

Penduduk Tembus 693 Ribu Jiwa, Pemkot Pontianak Soroti Kemacetan hingga Krisis Air Bersih

Edi menjelaskan, tingkat ketergantungan lansia di lapangan sangat bervariasi, mulai dari yang masih aktif hingga yang mengalami ketergantungan fisik kategori ringan, sedang, maupun berat. Oleh karena itu, preventif kesehatan melalui fasilitas posyandu lansia dan puskesmas terus dioptimalkan.

“Dalam rangka menuju lansia yang produktif dan mandiri, tentu harus dimulai dengan pola hidup sehat. Seperti tadi kita senam lansia, kemudian menjaga pola makan dan rutin memeriksakan kesehatan,” kata Edi.

Berdasarkan evaluasi pemanfaatan tata ruang kota, keberadaan area hijau terbukti menjadi penggerak stimulasi fisik bagi warga senior.

“Banyak warga usia 60 tahun ke atas yang melakukan kegiatan olahraga, jalan sehat, dan kegiatan lainnya di ruang-ruang terbuka hijau. Ini menunjang warga untuk lebih produktif dan lebih banyak bergerak,” ungkapnya.

Sultan Melvin Gelar ‘Coffee Morning’ Lintas Sektor, Tepis Pandangan Negatif Kampung Beting
Baca Juga

Sultan Melvin Gelar ‘Coffee Morning’ Lintas Sektor, Tepis Pandangan Negatif Kampung Beting

Langkah perluasan kawasan interaksi publik seperti koridor Jalan Ahmad Yani dinilai efektif menaikkan indikator kepuasan hidup masyarakat urban.

“Seperti Car Free Day di Ahmad Yani, setiap Minggu sangat ramai dan menjadi salah satu ruang yang meningkatkan kualitas kebahagiaan masyarakat,” sebut Edi.

Guna mengintegrasikan program penataan kota yang inklusif ini, Edi meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lintas sektoral untuk menyusun program kerja terpadu dan tidak bekerja secara parsial.

“Tentu momentum Hari Lansia ini harus didukung oleh seluruh organisasi perangkat daerah, baik yang bersinggungan langsung maupun yang mendukung kegiatan-kegiatan berkaitan dengan usia lanjut,” tegasnya.

Pembangunan infrastruktur ke depan akan diarahkan pada standarisasi aksesibilitas fisik yang aman bagi pergerakan lansia di fasilitas-fasilitas umum.

“Kita terus berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan kualitas infrastructure yang menunjang warga Kota Pontianak agar semakin nyaman tinggal di sini, semakin sehat, segar, dan bahagia,” pungkas Edi.

(Hendrawan)