Min, 19/07/26 · 21.15.45
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Indosat Resmi Hadirkan Layanan 5G di Pontianak, Dorong Ekosistem AI hingga Pelosok Kalimantan

Hendrawan
Hendrawan
Minggu, 19 Juli 2026 · 15:472 menit baca
Indosat Resmi Hadirkan Layanan 5G di Pontianak, Dorong Ekosistem AI hingga Pelosok Kalimantan
Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan jaringan 5G di Kota Pontianak untuk mendorong ekosistem AI, Internet of Things (IoT), dan pemerataan digital di perbatasan. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Mempercepat penetrasi transformasi digital di Kalimantan Barat, Indosat Ooredoo Hutchison resmi meluncurkan layanan jaringan 5G di Kota Pontianak. Ekspansi teknologi generasi kelima ini tidak sekadar menawarkan pembaruan kecepatan akses data, tetapi disiapkan sebagai tulang punggung kelancaran adopsi teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi masyarakat dan pelaku industri lokal.

Peluncuran layanan tersebut diresmikan melalui gelaran Media Update Launching 5G Pontianak yang bertempat di Cafe El Luna, Jalan Ahmad Yani, Sabtu (18/7/2026). Dalam momentum ini, Indosat tidak sekadar membawa janji di atas kertas. Perusahaan telekomunikasi tersebut langsung menawarkan pengalaman uji coba (hands-on experience) kepada awak media dan influencer yang hadir.

Melalui sesi demonstrasi jaringan, para peserta dapat menguji langsung peningkatan signifikan dari sisi kecepatan, latensi, serta stabilitas koneksi jaringan 5G Indosat dibandingkan teknologi pendahulunya.

EVP Head of Circle Kalisumapa Indosat Ooredoo Hutchison, Eric Wilyanto, menegaskan bahwa kehadiran 5G di Pontianak membawa misi literasi teknologi yang jauh lebih besar dari sekadar perluasan infrastruktur telekomunikasi. Menurutnya, perkembangan teknologi masa kini menuntut sinergi mutlak antara konektivitas yang andal dengan pemanfaatan AI yang optimal.

Tinggalkan Pencatatan Manual, PKK Kota Pontianak Integrasikan Pendataan Digital Berbasis AI
Baca Juga

Tinggalkan Pencatatan Manual, PKK Kota Pontianak Integrasikan Pendataan Digital Berbasis AI

“Indosat sangat berkomitmen untuk mengedukasi masyarakat mengenai AI. Kami ingin membangun kolaborasi antara teknologi AI dengan jaringan Indosat 5G, sehingga masyarakat dapat menikmati pengalaman internet yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih stabil,” ujar Eric Wilyanto.

Untuk membuktikan klaim tersebut, Eric mempersilakan publik untuk menilai sendiri kualitas jaringan yang kini telah mengudara di ibu kota Kalimantan Barat tersebut.

“Kami mengundang teman-teman media agar dapat merasakan langsung pengalaman menggunakan Indosat 5G melalui sesi demonstrasi yang telah kami siapkan. Dengan begitu, mereka dapat melihat sendiri kualitas layanan yang kami hadirkan,” tambahnya.

DPRD Kaltara dan Warga Sepakati 7 Poin Penanganan Jalan Lingkar Krayan
Baca Juga

DPRD Kaltara dan Warga Sepakati 7 Poin Penanganan Jalan Lingkar Krayan

Dari sisi ekspansi bisnis dan pemerataan akses, Indosat menargetkan bahwa jaringan berkecepatan tinggi ini tidak akan hanya berpusat di kawasan urban. Kedepannya, perusahaan menempatkan pemerataan infrastruktur telekomunikasi hingga ke wilayah perbatasan sebagai agenda prioritas. Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang inklusif terhadap layanan digital berkualitas.

“Kami berkomitmen menghadirkan jaringan terbaik bagi masyarakat, termasuk di wilayah perbatasan. Melalui inovasi yang terus kami lakukan, kami ingin memberikan pengalaman digital yang semakin baik kepada seluruh pelanggan,” tegas Eric.

Hadirnya jaringan 5G di Pontianak kini menjadi sinyal kuat percepatan ekosistem digital di Kalimantan Barat. Secara objektif, konektivitas generasi kelima ini diproyeksikan mampu menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi digital daerah.

Dengan latensi yang sangat rendah dan kapasitas jaringan yang masif, infrastruktur ini siap memfasilitasi adopsi layanan komputasi awan (cloud computing), Internet of Things (IoT), hingga integrasi AI yang krusial bagi berbagai sektor vital, mulai dari modernisasi UMKM, pendidikan, kesehatan, tata kelola pemerintahan, hingga industri kreatif.

(Hendrawan)