Nusantarapost.news, Kalimantan Barat – Pelepasan Kontingen menuju upacara syukur panen padi masyarakat Dayak Kanayatn di Kalimantan Barat atau biasa dikenal dengan Naik Dango terselenggara Senin, (20/4/2026) memulai langkah pertama dari Rumah Adat Betang hingga penutupan langkah di Rumah Radankng Kota Pontianak.
Yohanes Nenes selaku Dewan Adat Dayak (DAD) kota Pontianak menyampaikan bahwa filosofis naik Dango sendiri memiliki perbedaan dengan pekan gawai Dayak sebab tradisi ini menggabungkan adat budaya serta seni budaya.
“Kalau naik Dango ini ada sedikit perbedaan dengan pekan gawai Dayak, kalau naik dango ini 60% adat budaya 40% seni budaya, sementara pekan gawai Dayak itu 100% seni budaya. Naik dango lebih sarat adat budayanya,” Jelas Yohanes saat diwawancarai, Senin (20/4/2026).
Naik Dango ke-3 akan terlaksana sejak Selasa, (21/4/2026) hingga Sabtu, (25/4/2026) di Rumah Radakng Kota Pontianak. Yohanes tak lupa menyampaikan harapannya sebagai pihak penyelenggara.

