Pelantikan Pengurus HIPMI Perguruan Tinggi (PT) se-Kalimantan Barat resmi digelar di Ballroom Hotel Alimoer, Kamis (29/5/2026). Kegiatan ini diawali dengan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang menghadirkan pendiri Project Auxa, Darusman Masud, sebagai pemateri utama.
Dalam forum tersebut, Darusman Masud menekankan pentingnya bagi pengusaha muda dan mahasiswa di Kalimantan Barat untuk tidak hanya berfokus pada pasar lokal. Ia mendorong para pelaku usaha muda untuk berani melakukan ekspansi bisnis hingga ke tingkat nasional maupun internasional.
“Harapan saya teman-teman pengusaha, khususnya anak-anak muda, baik yang levelnya senior maupun masih di universitas bisa semakin sukses. Punya usaha yang berkembang, levelnya jangan hanya lokal, tapi bisa juga regional, bahkan sampai nasional dan internasional,” ujar Darusman Masud.
Untuk mencapai target tersebut, ia mengingatkan para pengusaha muda agar adaptif terhadap tren teknologi global, terutama kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Menurutnya, penguasaan teknologi sangat krusial dalam mentransformasi potensi lokal agar mampu bersaing di skala yang lebih luas.
Ubah Nomenklatur Lembaga, Balai Pengelolaan Kelautan Pontianak Fokuskan Mutu Layanan SAJI

Ia mencontohkan bagaimana sektor UMKM, seperti bidang kuliner, dapat berkembang menjadi perusahaan besar jika mampu mengintegrasikan teknologi dalam operasionalnya. Namun, ia memberi catatan bahwa penggunaan AI harus dibarengi dengan kemampuan merumuskan instruksi yang benar agar hasil yang diperoleh akurat.
“Saran saya adalah jangan lupa untuk mengikuti terus tren yang sekarang sedang berkembang di seluruh dunia, khususnya AI. Contohnya industri makanan, semakin berhasil menggunakan teknologi, mereka bisa menjadi perusahaan-perusahaan hebat,” tambahnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi para mahasiswa dan pengusaha muda di Kalimantan Barat untuk mulai menginkubasi bisnis berbasis inovasi teknologi guna memperkuat ekonomi daerah.
(Hendrawan)
