Sen, 27/07/26 · 03.19.49
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Pemkot Pontianak Buka Festival Hari Anak Nasional 2026 di Ayani Mega Mall

Hendrawan
Hendrawan
Minggu, 26 Juli 2026 · 10:012 menit baca
Pemkot Pontianak Buka Festival Hari Anak Nasional 2026 di Ayani Mega Mall
Pemkot Pontianak resmi membuka Festival Hari Anak Nasional 2026 di Ayani Mega Mall. Wawako Bahasan pertegas perlindungan anak dan penguatan fungsi keluarga. (Dok. Prokopim Pontianak)

Pemerintah Kota Pontianak secara resmi membuka penyelenggaraan Festival Hari Anak Nasional 2026 sebagai bagian dari penguatan komitmen pemenuhan hak dan perlindungan anak menuju Indonesia Emas 2045.

Pembukaan agenda tahunan bertema “Anak Hebat, Keluarga Kuat, Pontianak Maju Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut dipimpin Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan di Ayani Mega Mall Pontianak, Sabtu, (25/7/2026).

Pentingnya penguatan fungsi keluarga dan lingkungan sosial ditekankan guna memastikan anak-anak dapat tumbuh dalam iklim yang aman, sehat, dan kondusif.

“Anak-anak hebat lahir dari keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat lahir dari kebersamaan, kasih sayang, serta lingkungan sosial yang mendukung. Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi yang kita didik hari ini,” ujar Bahasan, Sabtu, (25/7/2026).

Pemerintah Kota Pontianak Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak
Baca Juga

Pemerintah Kota Pontianak Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak

Empat pilar strategis disiapkan guna mengawal pembentukan karakter, jaminan akses pendidikan, gizi layak, serta perlindungan anak dari tindakan kekerasan dan perundungan.

Penyediaan ruang bermain, sarana belajar publik yang aman, serta pemenuhan kriteria Kota Layak Anak dipastikan terus diperluas secara berkelanjutan.

Sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, hingga media dianggap sebagai kunci utama penopang tumbuh kembang anak secara optimal.

Pemkot Pontianak Gandeng Swasta Bantu Anak Penyintas Kanker dan Jantung
Baca Juga

Pemkot Pontianak Gandeng Swasta Bantu Anak Penyintas Kanker dan Jantung

“Kolaborasi menjadi kunci. Pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha hingga media harus bergotong royong mendukung tumbuh kembang anak agar cita-cita Indonesia Emas 2045 benar-benar dapat diwujudkan,” kata Bahasan.

Peran penting keluarga sebagai benteng utama pembentukan karakter dan daya adaptasi anak di tengah pesatnya dinamika teknologi turut disuarakan dalam kesempatan yang sama.

Penguatan pendampingan orang tua dinilai sangat penting agar anak-anak tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki ketahanan mental dan kreativitas.

“Semua itu berawal dari keluarga yang kuat sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak,” pesan Ketua Gabungan Organisasi Wanita Kota Pontianak Norhasanah Bahasan.

Tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan masyarakat diharapkan mampu merespons tantangan perubahan zaman serta menciptakan iklim tumbuh kembang yang aman bagi generasi muda.

“Orang tua, sekolah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah memiliki tanggung jawab yang sama untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” kata Norhasanah.

(Hendrawan)