Sab, 18/07/26 · 02.50.11
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Video Viral Mobil Tangki BBM di Sanggau Diduga Terkait Pengusaha Tempat Hiburan Malam, Pertamina Ancam Serahkan ke Polisi

Hendrawan
Hendrawan
Jumat, 29 Mei 2026 · 15:302 menit baca
Video Viral Mobil Tangki BBM di Sanggau Diduga Terkait Pengusaha Tempat Hiburan Malam, Pertamina Ancam Serahkan ke Polisi
Foto memperlihatkan dua unit mobil tangki PT Petra Petro Borneo, satu unit mobil tangki Pertamina, dan sebuah pikap di lokasi tanah merah kawasan Kedokok, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dalam video yang viral di media sosial dan kini tengah diselidiki Pertamina. (Dok. Ist)

Video aktivitas mencurigakan mobil tangki bahan bakar minyak di kawasan Kedokok, Kabupaten Sanggau, viral di media sosial dan langsung memicu sorotan publik. Aktivitas dalam video tersebut diduga berkaitan dengan seorang pengusaha tempat hiburan malam berinisial (AT) di Kota Pontianak meski keterlibatannya belum terkonfirmasi secara resmi dan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan langsung bergerak melakukan investigasi dan menegaskan akan menyerahkan kasus ke polisi jika terbukti ada unsur pidana.

Dalam video yang beredar, tampak dua unit mobil tangki biru putih yang disebut milik PT Petra Petro Borneo, satu unit mobil tangki merah putih milik PT Pertamina Patra Niaga, serta satu unit pikap berada di lokasi yang bukan titik distribusi resmi.

Lokasi aktivitas disebut berada di kawasan sepi yang dikelilingi pepohonan, jauh dari fasilitas distribusi resmi seperti SPBU.

Audiensi dengan Pertamina, Bupati Ketapang Fokuskan Pemenuhan BBM untuk Sektor Perikanan dan Kawasan 3T
Baca Juga

Audiensi dengan Pertamina, Bupati Ketapang Fokuskan Pemenuhan BBM untuk Sektor Perikanan dan Kawasan 3T

Warganet mempertanyakan dugaan pemindahan BBM dari tangki merah putih ke tangki biru di lokasi tidak lazim tersebut, dengan spekulasi bahwa BBM berpotensi diperjualbelikan kembali dengan harga industri.

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan langsung melakukan investigasi. Area Manager Communication, Relations & CSR, Edi Mangun, menegaskan tidak ada toleransi terhadap penyimpangan distribusi BBM subsidi.

“Apabila terbukti terdapat pelanggaran, awak mobil tangki yang terlibat akan dikenakan sanksi tegas berupa pemutusan hubungan kerja sesuai ketentuan perusahaan. Selain itu, Pertamina juga akan menjatuhkan sanksi administratif kepada perusahaan transportir yang menaungi kendaraan tersebut,” tegasnya.

Pertamina juga telah berkoordinasi dan melaporkan persoalan ini kepada aparat penegak hukum untuk mendukung proses penyelidikan.

Satreskrim Polresta Pontianak Sita 500 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Kota Baru
Baca Juga

Satreskrim Polresta Pontianak Sita 500 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Kota Baru

“Kami memastikan setiap dugaan penyimpangan akan diproses secara serius. Distribusi BBM merupakan layanan publik yang harus dijalankan sesuai prosedur, tepat sasaran, dan sesuai peruntukannya,” ujar Edi.

Sales Branch Manager Pertamina M. Fadlan menyampaikan tim telah turun langsung ke lokasi untuk menyelidiki video viral tersebut.

“Kalau terbukti dan ada unsur pidananya akan diserahkan ke polisi. Kalau SPBU-nya terlibat, kita akan tindak tegas,” ungkapnya.

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM di Kalimantan Barat tetap berjalan normal. Pengawasan terus diperkuat melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta implementasi program Subsidi Tepat berbasis QR Code.

Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi dari seluruh pihak terkait termasuk pihak yang namanya dikaitkan dalam informasi yang beredar masih diupayakan.

(Hendra)