Sel, 14/07/26 · 13.19.42
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Satreskrim Polresta Pontianak Sita 500 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Kota Baru

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 14 Juli 2026 · 18:382 menit baca
Satreskrim Polresta Pontianak Sita 500 Liter Pertalite Subsidi di SPBU Kota Baru
Satreskrim Polresta Pontianak sita 500 liter Pertalite bersubsidi dan amankan dua pelaku di SPBU Bundaran Kota Baru. Polisi buru pelaku lain. (Dok. Hendrawan/Nusantara Post)

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pontianak menggagalkan dugaan tindak pidana penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di kawasan SPBU Bundaran Kota Baru. Dalam operasi penindakan tersebut, personel kepolisian menyita total sekitar 500 liter BBM siap edar.

Operasi penindakan dilakukan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polresta Pontianak bersama Tim Enggang pada Senin, (7/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB, setelah menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas bongkar muat BBM di luar jam operasional reguler.

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Happy Margowati Suyono membenarkan adanya penangkapan dua orang terduga pelaku penimbunan di lokasi kejadian saat proses pemindahan bahan bakar sedang berlangsung.

Diduga Timbun 2.000 Liter Solar Subsidi, Sebuah Truk Diamankan di Pontianak Utara
Baca Juga

Diduga Timbun 2.000 Liter Solar Subsidi, Sebuah Truk Diamankan di Pontianak Utara

“Dari Satreskrim bersama dengan Tim Enggang yang sedang patroli langsung melaksanakan pengamanan terhadap dua orang pelaku penimbunan atau tindak pidana terkait dengan bahan bakar pertalite,” ungkap Happy Margowati Suyono dalam keterangan resminya, Senin (13/7/2026).

Penyitaan Unit Sepeda Motor dan Pengembangan Pelaku Lain
Di tempat kejadian perkara, polisi mengamankan barang bukti berupa dua unit sepeda motor, masing-masing Suzuki Thunder dan Honda Vario, yang digunakan sebagai sarana pengangkutan. Petugas juga menyita belasan jerigen yang terdiri dari satu unit kapasitas 5 liter, empat unit kapasitas 20 liter, tiga unit kapasitas 30 liter, serta tiga unit kapasitas 35 liter yang seluruhnya terisi Pertalite.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, volume BBM subsidi yang disita di lokasi merupakan akumulasi dari beberapa pihak, termasuk sejumlah terduga pelaku lain yang melarikan diri saat petugas tiba di area SPBU.

“Dua terduga pelaku ini dari hasil keterangan mereka diakui sekitar 280 liter. Jadi pada saat kita melakukan pengamanan ada beberapa orang yang sudah meninggalkan barang bukti yang lainnya, sehingga kami amankan keseluruhan totalnya 500 liter,” jelas Happy.

SPBU Sungai Laur Dievaluasi, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Tak Terputus
Baca Juga

SPBU Sungai Laur Dievaluasi, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Tak Terputus

Kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti jerigen dan kendaraan operasional saat ini telah ditahan di Mapolresta Pontianak. Penyidik Satreskrim masih melakukan proses penyidikan dan pengembangan perkara guna melacak jaringan distribusi serta mengejar para pelaku lain yang terlibat dalam aktivitas tersebut.

(Hendrawan)