Tim Respon Cepat (RC) Balai Pengelolaan Kelautan (PK) Pontianak mengambil langkah proaktif dengan membentuk jejaring First Responder di Kantor Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, Kamis (29/10/2026).
Langkah darurat ini diambil menyusul tingginya tingkat kerawanan dan ancaman serangan buaya terhadap warga di sepanjang aliran Sungai Cantung.

Berdasarkan catatan historis dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, tercatat telah terjadi lima kali insiden serangan buaya yang mengakibatkan korban jiwa serta luka-luka. Terakhir, kasus serangan menimpa seorang anak berusia 8 tahun pada Juli 2026 lalu.
Dalam rangkaian kunjungan kerja yang berlangsung pada 20 hingga 24 Oktober 2026 ini, Tim RC Balai PK Pontianak juga sempat berkoordinasi dengan Lembaga Konservasi (LK) Flora Fauna Jhonlin Lestari.


