Sab, 18/07/26 · 02.49.53
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Sinergi Lintas Institusi Kawal Pemulihan Aset Strategis Negara di Murung Raya

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 17 April 2026 · 21:412 menit baca
Sinergi Lintas Institusi Kawal Pemulihan Aset Strategis Negara di Murung Raya
Menhan RI bersama Jaksa Agung, Kapolri, dan Panglima TNI saat memberikan keterangan pers terkait pengamanan aset PT AKT di Murung Raya, Selasa (7/4/2026). (Dok. Conerry/TNP)

Nusantarapost.news, Kalimantan TengahPemerintah Republik Indonesia menegaskan langkah konkret dalam menjaga stabilitas ekonomi dan pengamanan aset strategis nasional. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja jajaran pimpinan tinggi pertahanan, keamanan, dan hukum di lokasi operasional PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Selasa (7/4/2026).

Peninjauan ini dilakukan menyusul penyitaan resmi lahan seluas 1.699 hektare oleh Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara (Satgas PKH) Halilintar.

Selain penguasaan lahan, negara menetapkan denda administratif sebesar Rp4,2 triliun atas aktivitas operasional yang dinilai melanggar regulasi sejak izin perusahaan dicabut pada 2017.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan pentingnya kepastian hukum atas aset yang memiliki nilai strategis bagi industri nasional.

Hari Jadi Kota, Pemkot Palangka Raya Gelar Pesona Sabangau Fest 2026
Baca Juga

Hari Jadi Kota, Pemkot Palangka Raya Gelar Pesona Sabangau Fest 2026

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan aset yang telah disita berada dalam pengawasan ketat. Batu bara kokas bermutu tinggi ini adalah aset strategis yang harus dioptimalkan untuk industri baja nasional dan pertahanan. Tidak boleh ada lagi aset negara yang dibiarkan dalam ketidakpastian hukum,” tegas Sjafrie Sjamsoeddin di lokasi.

Sejalan dengan hal tersebut, Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak, menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari upaya besar pembersihan sektor pertambangan dari praktik non-prosedural.

“Satgas kini mengambil alih sepenuhnya PT AKT guna menjamin tidak adanya kebocoran Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP). Kami juga menghimbau agar seluruh perusahaan memenuhi kewajiban yang berdasarkan regulasi, sebagai wujud kepatuhan kepada aturan yang berlaku,” ujar Barita Simanjuntak.

Kunjungan ini didampingi langsung oleh Jaksa Agung RI ST Burhanuddin, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, serta Panglima TNI Agus Subiyanto.

Operasi Hujan Buatan Berakhir, Palangka Raya Siaga Darurat Kebakaran Lahan Gambut
Baca Juga

Operasi Hujan Buatan Berakhir, Palangka Raya Siaga Darurat Kebakaran Lahan Gambut

Kehadiran para pemegang komando ini memberikan sinyal kuat mengenai integrasi pemerintah dalam memulihkan hak tagih negara secara total.

Untuk menjaga kondusivitas selama masa transisi pengelolaan, personel Kodim 1013/Muara Teweh dan Polres Murung Raya dipastikan tetap bersiaga di area tambang.

Langkah ini diambil untuk menjamin agar proses penegakan hukum tidak mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar wilayah operasional.

(Conerry)