Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Utara

Tingkatkan Kualitas Belajar, Pembangunan dan Revitalisasi Sekolah di Tarakan Dipastikan Memenuhi Standar

Roska Putra
Roska Putra
Minggu, 8 November 2026 · 15:311 menit baca
Tingkatkan Kualitas Belajar, Pembangunan dan Revitalisasi Sekolah di Tarakan Dipastikan Memenuhi Standar
Plang papan informasi proyek Program Revitalisasi Satuan Pendidikan APBN Tahun 2026 di SMKN 2 Tarakan. (Dok. DKISP Kaltara)

Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kota Tarakan terus diperketat guna memastikan seluruh fasilitas yang dibangun dapat menunjang kegiatan belajar mengajar secara optimal.

Kepastian tersebut ditinjau melalui kegiatan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek penambahan ruang kelas di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Tarakan serta program revitalisasi di Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 4 Tarakan, Sabtu (7/11/2026).

Pembangunan di SMKN 2 Tarakan difokuskan pada penyediaan sejumlah ruang kelas baru serta pembenahan fasilitas sanitasi sekolah guna menunjang kenyamanan para peserta didik.

Sementara itu, pekerjaan di SMAN 4 Tarakan mencakup program revitalisasi tata ruang yang didanai melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ring Road Juwata–Binalatung Baru 52 Persen Timbunan, Wagub Minta Tambah Tukang
Baca Juga

Ring Road Juwata–Binalatung Baru 52 Persen Timbunan, Wagub Minta Tambah Tukang

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menegaskan bahwa indikator keberhasilan pembangunan sarana publik tidak sebatas pada pemenuhan laporan administrasi maupun besaran penyerapan anggaran semata, melainkan pada ketepatan fungsi dan kualitas fisik di lapangan.

“Keberhasilan pembangunan harus memastikan hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Wakil Gubernur Kaltara, Ingkong Ala, di sela-sela peninjauan lokasi.

Penguatan fasilitas pendidikan ini diharapkan dapat menjadi fondasi utama dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia di Kalimantan Utara, sekaligus menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, berdaya saing, dan berkarakter bagi generasi muda.

(roska)