Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Komoditas

Dukung Tertib Administrasi Satwa Dilindungi, Balai PK Pontianak Dampingi Kontes Arwana di Tangerang

Roska Putra
Roska Putra
Senin, 5 Oktober 2026 · 14:331 menit baca
Dukung Tertib Administrasi Satwa Dilindungi, Balai PK Pontianak Dampingi Kontes Arwana di Tangerang
Penyerahan trofi dan piala pemenang Kontes Arwana Indo Dragon Championship ke-8 di Mall Alam Sutera Tangerang. (Dok. Instagram/@balaipkpontianak)

Balai Pengelolaan Kelautan (BPK) Pontianak melakukan pendampingan resmi dalam ajang Kontes Arwana Indo Dragon Championship ke-8 yang berlangsung di Mall Alam Sutera, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Sabtu (3/10/2026).

Pendampingan tersebut dilaksanakan sebagai wujud dukungan pemerintah terhadap ketertiban administrasi serta kepatuhan pelaku usaha dan komunitas hobi terhadap regulasi pemanfaatan jenis ikan dilindungi.

Kegiatan pendampingan dilangsungkan bersama Direktorat Konservasi dan Genetik, pihak penyelenggara, serta para pelaku usaha ikan hias.

Dalam ajang tersebut, Tim BPK Pontianak melakukan proses verifikasi, pemeriksaan fisik ikan, pendokumentasian, serta fasilitasi penerbitan Surat Angkut Jenis Ikan Dalam Negeri (SAJI-DN).

Tingkatkan Tata Kelola Ikan Dilindungi, Balai PK Pontianak Gelar Pertemuan Teknis Evaluasi CITES
Baca Juga

Tingkatkan Tata Kelola Ikan Dilindungi, Balai PK Pontianak Gelar Pertemuan Teknis Evaluasi CITES

Sebanyak 10 dokumen SAJI-DN berhasil diterbitkan untuk memastikan legalitas lalu lintas ikan selama dan sesudah kontes.

Kontes tingkat nasional ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan total 157 ekor Arwana Super Red (Scleropages formosus) yang terdaftar. Kategori yang diperlombakan meliputi kelas ukuran XS, S, M, L, XL, hingga kategori khusus seperti Unik, Short Body, dan King.

Selain pendampingan administrasi, Kepala Balai PK Pontianak turut memberikan sambutan serta menyerahkan trofi dan hadiah secara langsung kepada para pemenang kontes.

Melalui pendampingan ini, BPK Pontianak terus berkomitmen mendorong pemanfaatan sumber daya ikan yang bertanggung jawab, tertib secara hukum, serta berorientasi pada keberlanjutan ekosistem.

(roska)