Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kriminalitas

Salurkan Bantuan Ternak di Muliama, Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Gugur Ditembak KKB

Roska Putra
Roska Putra
Sabtu, 12 September 2026 · 00:592 menit baca
Salurkan Bantuan Ternak di Muliama, Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya Gugur Ditembak KKB
Tiga pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya gugur ditembak KKB saat menyalurkan bantuan bibit ternak di Muliama, Satgas Damai Cartenz selidiki identitas pelaku. (Dok. Ist)

Rombongan aparatur sipil negara dari Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya diserang kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat mendistribusikan bantuan pangan dan bibit ternak di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Sabtu, (12/9/2026).

Serangan senjata api yang dilancarkan terhadap delapan petugas lapangan tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia di lokasi dinas, sedangkan lima personel lainnya dilaporkan selamat dari kepungan.

Identitas korban meninggal dunia meliputi Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Aprida Rapi (49), dokter hewan asal Sikka Alfonsius Albinus Mehan (35), serta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Wili Mbuik (25) asal Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Korban Jiwa Tembus 59 Orang, Pemerintah Percepat Pemulihan Pascakonflik di Papua Pegunungan
Baca Juga

Korban Jiwa Tembus 59 Orang, Pemerintah Percepat Pemulihan Pascakonflik di Papua Pegunungan

Korban Wili Mbuik sempat dilarikan menuju RSUD Wamena akibat luka tembakan pada rusuk kanan depan sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis rumah sakit.

Kepastian informasi wafatnya korban dikonfirmasi langsung oleh perwakilan keluarga korban di Nusa Tenggara Timur. Duka keluarga atas gugurnya abdi negara tersebut disampaikan oleh bibi korban, Selvi Mbuik.

“Iya, anak kami menjadi korban,” kata Selvi Mbuik, Kamis, (10/9/2026).

Pemulangan jenazah menuju rumah duka dilakukan melalui rute penerbangan udara transit dari Wamena, Jayapura, Makassar, hingga tiba di Kupang untuk disemayamkan sebelum dibawa menyeberang pulau via jalur perairan laut. Tahapan evakuasi kepulangan jenazah dipaparkan lebih lanjut dalam keterangannya.

BNPB Rilis Data Bencana Terkini: Karhutla Landa Tiga Provinsi, Nduga Krisis Pangan
Baca Juga

BNPB Rilis Data Bencana Terkini: Karhutla Landa Tiga Provinsi, Nduga Krisis Pangan

“Anak kami sekarang dalam perjalanan dan belum bisa langsung ke Rote, masih transit. Tiba di Kupang jam 8 malam katanya tadi. Semayam di Nona Wili punya paman kandung di Oesapa satu malam,” ujar Selvi.

Sementara itu, kronologi penghadangan rombongan penyalur bantuan pemerintah dipaparkan oleh pihak otoritas penegak hukum. Verifikasi jumlah korban tewas akibat tembakan kelompok separatis bersenjata diterangkan oleh Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz, Yusuf Sutejo.

“Tiga orang yang diidentifikasi tewas,” tukas Yusuf Sutejo, Rabu, (9/9/2026).

Laporan medis lapangan mencatat Aprida Rapi meninggal dunia di lokasi penembakan akibat luka tembus peluru pada rusuk kiri depan, sementara Alfonsius Albinus Mehan tewas seketika akibat tembakan di bagian kepala. Penyisiran dan pengejaran terhadap komplotan bersenjata di wilayah geografis Distrik Muliama terus diintensifkan oleh aparat gabungan TNI dan Polri.

Upaya identifikasi dan proses hukum terhadap para pelaku penyerangan ditegaskan kembali sebagai penutup keterangannya.

“Kami memastikan penyelidikan dilakukan menyeluruh untuk mengidentifikasi para pelaku,” tukasnya.

(Roska)