Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

Rapimnas Kadin 2026 Tutup dengan Tiga Rekomendasi, Anindya Bakrie Usung “Buy from Indonesia”

Memei
Memei
Minggu, 1 November 2026 · 13:462 menit baca
Rapimnas Kadin 2026 Tutup dengan Tiga Rekomendasi, Anindya Bakrie Usung “Buy from Indonesia”
Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan sambutan penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kadin 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (30/10/2026). (Foto: Bung Karmin Kadin Kalbar)

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia merangkum tiga rekomendasi hasil Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026 yang akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Rekomendasi itu mencakup penguatan bantalan ekonomi menghadapi guncangan global, penjagaan ketersediaan bahan baku produksi, dan penguatan kepastian berusaha agar daya saing Indonesia di pasar internasional meningkat.

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie menyampaikan ketiganya saat menutup Rapimnas bertema

“Peran Kadin dalam Ekonomi Kerakyatan untuk Indonesia Mendunia” dengan subtema “UMKM Naik Kelas, Ekonomi Indonesia Berkualitas” di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Jumat (30/10/2026).

Prabowo Kumpulkan Pengusaha Kadin di Hambalang, Laporkan Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun
Baca Juga

Prabowo Kumpulkan Pengusaha Kadin di Hambalang, Laporkan Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Rekomendasi pertama adalah memperkuat bantalan ekonomi. Menurut Anindya, bantalan itu meliputi arus kas dunia usaha, kondisi fiskal pemerintah pusat dan daerah, serta daya beli rumah tangga.

“Bantalan itu apa? satu, menjaga arus kas usaha dan tentunya juga negara dan juga fiskal daerah di dalamnya, dan daya beli rumah tangga sehingga usaha rakyat dan industri penyerapannya bisa kuat,” kata Anindya.

Rekomendasi kedua adalah memastikan pasokan bahan baku industri tetap terjaga untuk mendukung kinerja ekspor nasional.

“Pasokan bahan baku industri harus terjaga supaya produksi berjalan dan ekspor nasional bisa meningkat,” ujar Anindya.

Redam Gejolak Rupiah dan IHSG, Anindya Bakrie Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum untuk Investor
Baca Juga

Redam Gejolak Rupiah dan IHSG, Anindya Bakrie Tegaskan Pentingnya Kepastian Hukum untuk Investor

Rekomendasi ketiga adalah memperkuat kepastian berusaha agar Indonesia lebih mampu bersaing di pasar global. Anindya menyebut Indonesia mencatat surplus perdagangan sekitar US$7 miliar tahun ini, tetapi peluang peningkatan perdagangan lewat perjanjian dagang baru tetap perlu dimanfaatkan.

Untuk mendorong perdagangan dan investasi, Kadin mengusung jargon yang menurut Anindya menjadi arah gerakan organisasi.

“Kadin mengusung jargon untuk mendorong penguatan perdagangan dan investasi, yakni Buy from Indonesia dan Buy Indonesia,” kata Anindya.

Kadin juga memperkenalkan strategi 5D: disiplin dan desentralisasi fiskal, deregulasi, debottlenecking, Danantara sebagai penggerak (enabler), serta dukungan agar UMKM naik kelas.

Rapimnas hari kedua menghadirkan narasumber dari pemerintah, yakni Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji, dan Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Selama Rapimnas pada 29–30 Oktober 2026, Kadin bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan SELANGKAH (Semangat Lawan Kanker) by Siloam juga memfasilitasi pemeriksaan kanker payudara gratis untuk meningkatkan kesadaran dan akses deteksi dini. Acara ini didukung sejumlah perusahaan dan lembaga sebagai sponsor.

(Memei)