Rab, 01/07/26 · 06.02.36
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB Kirim Helikopter dari Jambi

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 1 Juli 2026 · 10:132 menit baca
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB Kirim Helikopter dari Jambi
Kebakaran hebat melanda TPA Jatiwaringin Tangerang hingga seluas 15 hektare. BNPB mengerahkan helikopter bom air dari Jambi untuk pemadaman udara. (Dok. Tim Gabungan Pemkot Tanggerang)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengambil langkah cepat untuk memitigasi meluasnya kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Otoritas penanggulangan bencana mengerahkan armada helikopter bom air (water bombing) guna memadamkan kobaran api yang telah menghanguskan sedikitnya 15 hektare lahan sampah.

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan telah berlangsung sejak Selasa (30/6/2026) pukul 12.30 WIB dan terus meluas hingga Rabu (1/7/2026) pagi akibat dipicu oleh cuaca panas ekstrem serta embusan angin kencang di lokasi kejadian.

Kendala Karakteristik Sampah dan Evakuasi Warga
Kepala BNPB, Suharyanto, menginstruksikan jajaran kedeputian darurat untuk langsung terjun ke lokasi guna memperkuat operasi pemadaman terpadu bersama pemerintah daerah setempat. Berdasarkan asesmen taktis, pemadaman darat menemui hambatan berat lantaran titik api berada di kedalaman tumpukan sampah yang tinggi dan dipenuhi material mudah terbakar.

Antisipasi Dampak El Nino, BNPB Siapkan 109 Sumur Bor dan Operasi Modifikasi Cuaca
Baca Juga

Antisipasi Dampak El Nino, BNPB Siapkan 109 Sumur Bor dan Operasi Modifikasi Cuaca

“Upayakan segera dipadamkan,” ujar Suharyanto dalam keterangannya di Jakarta.

Sebagai langkah percepatan taktis, BNPB merespons kendala medan tersebut dengan mereposisi helikopter bom air jenis MI-8AMT dengan nomor registrasi RA-22834 yang sebelumnya disiagakan untuk kebakaran hutan di Provinsi Jambi. Helikopter berkapasitas 4.000 liter ini diterbangkan langsung menuju Tangerang untuk melakukan penyiraman dari udara.

“Kita datangkan dua helikopter water bombing dan jika diperlukan lakukan operasi modifikasi cuaca,” tegas Suharyanto.

Dampak paparan asap tebal dari kebakaran ini dilaporkan mulai mengganggu wilayah permukiman. Sebanyak 15 jiwa dari lima kepala keluarga terpaksa dievakuasi dan mengungsi ke Balai Desa Tanjakan Mekar. Otoritas kesehatan pun telah disiagakan di posko darurat untuk membagikan masker serta memberikan pelayanan medis darurat bagi warga yang mulai mengeluhkan gangguan pernapasan.

BNPB Rampungkan Perbaikan 72 Huntara Terdampak Puting Beliung di Aceh Utara
Baca Juga

BNPB Rampungkan Perbaikan 72 Huntara Terdampak Puting Beliung di Aceh Utara

Operasional Penerbangan Bandara Soekarno-Hatta Masih Normal
Hingga berita ini diturunkan, operasi penanganan di jalur darat masih terus dioptimalkan dengan mengerahkan sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran dari instansi gabungan guna melokalisasi pergerakan lidah api.

Mengingat lokasi TPA Jatiwaringin berada dalam radius sekitar 12 kilometer dari ujung barat landasan pacu (runway) Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pengawasan terhadap ruang udara terus diperketat. Kendati demikian, otoritas memastikan operasional logistik dan penerbangan sipil komersial di bandara terbesar di Indonesia tersebut masih berjalan normal tanpa gangguan visual asap.

(Hendrawan)