Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nusantara

Kebakaran Bukit Soeharto, Bagaimana Respons Prabowo?

Achmad Fatoni
Achmad Fatoni
Selasa, 8 September 2026 · 10:082 menit baca
Kebakaran Bukit Soeharto, Bagaimana Respons Prabowo?
Kebakaran Tahura Bukit Soeharto capai 458 hektare, Presiden Prabowo Subianto perintahkan pengerahan aset pemadam ekstra cegah api masuk zona inti KIPP IKN. (Dok. Sekretariat Presiden)

Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membakar 458 hektare kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto memicu reaksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, yang meminta penguatan armada pemadam agar kobaran api tidak menerobos ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin, (7/9/2026).

Peringatan tersebut disampaikan langsung oleh Prabowo Subianto kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, dalam rapat terbatas evaluasi penanganan bencana di Istana Kepresidenan.

Kekhawatiran mengenai potensi meluasnya kebakaran di wilayah penyangga proyek ibu kota baru disuarakan secara terbuka oleh kepala negara.

“Hal yang harus diperhatikan juga kebakaran yang dekat IKN itu harus diperhatikan mungkin harus dikerahkan aset-aset lebih untuk jangan sampai kebakaran itu sampai ke zona inti,” ujar Prabowo Subianto, Senin, (7/9/2026).

Kerahkan Helikopter Caracal, Operasi Water Bombing Tekan Titik Panas di IKN
Baca Juga

Kerahkan Helikopter Caracal, Operasi Water Bombing Tekan Titik Panas di IKN

Instruksi penambahan sarana pemadam tersebut memperlihatkan tingginya risiko kerusakan fisik maupun ekologis yang membayangi kawasan inti pemerintahan apabila pertahanan di lini penyangga jebol.

Kondisi sebaran api yang masih aktif berkobar di kawasan konservasi Tahura dilaporkan secara rinci oleh Kepala BNPB, Suharyanto.

“Pertama di IKN, Kalimantan Timur ada di kawasan IKN Bapak Presiden di Bukit Soeharto ada 458 hektare ini sedang proses penanganan. Kami pun bantu dengan satgas darat,” ujar Suharyanto.

Tindak Tegas Karhutla IKN, Satu Perusahaan Disanksi dan Satu Pelaku Dipidana
Baca Juga

Tindak Tegas Karhutla IKN, Satu Perusahaan Disanksi dan Satu Pelaku Dipidana

Berdasarkan data rekapitulasi darurat BNPB, kebakaran seluas 458 hektare di Bukit Soeharto tercatat sebagai peristiwa karhutla terbesar yang belum berhasil dipadamkan secara tuntas di Indonesia saat ini.

Angka kerusakan di batas IKN tersebut jauh melampaui kebakaran aktif lain di tanah air, seperti di kawasan Teluk Bintuni Papua Barat seluas 223,5 hektare, lereng Gunung Butak Jawa Timur seluas 16,5 hektare, TPA Putri Cempo Jawa Tengah seluas 4,6 hektare, serta kawasan lereng Gunung Ijen Jawa Timur seluas 2,5 hektare.

Perintah pengerahan aset tambahan dari presiden menjadi sinyal darurat bagi regu darat untuk mempercepat pembuatan parit sekat bakar sebelum embusan angin kering mendorong lidah api menyeberangi tapal batas inti IKN.

(Tony)