Min, 21/06/26 · 12.00.32
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Satelit NASA Rekam Perubahan Signifikan Lanskap IKN dari Luar Angkasa

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Minggu, 21 Juni 2026 · 17:162 menit baca
Satelit NASA Rekam Perubahan Signifikan Lanskap IKN dari Luar Angkasa
Citra satelit Landsat milik NASA menunjukkan perubahan drastis bentang alam IKN dari hutan menjadi area konstruksi masif sejak Juli 2022 hingga Februari 2024. (Dok. NASA)

Lembaga Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengungkap transformasi besar yang terjadi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui citra satelit terbaru yang dirilis oleh Earth Observatory NASA. Foto tersebut memperlihatkan perubahan bentang alam yang signifikan dalam waktu kurang dari dua tahun sejak pembangunan dimulai.

Citra yang diambil menggunakan sensor Operational Land Imager-2 (OLI-2) pada satelit Landsat 9 dan OLI pada Landsat 8 membandingkan kondisi kawasan IKN pada Juli 2022 dan Februari 2024. Dari perbandingan itu, terlihat area yang sebelumnya didominasi vegetasi berubah menjadi kawasan pembangunan berskala besar.

“Pembangunan IKN dimulai pada Juli 2022 di kawasan hutan dan perkebunan kelapa sawit sekitar 30 kilometer dari Selat Makassar,” tulis Earth Observatory NASA dalam publikasinya, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Ekosistem UMKM dan Kuliner Tumbuh di IKN, Jadi Ruang Ekonomi Baru bagi Masyarakat
Baca Juga

Ekosistem UMKM dan Kuliner Tumbuh di IKN, Jadi Ruang Ekonomi Baru bagi Masyarakat

Pada citra Juli 2022, kawasan calon ibu kota baru masih didominasi hamparan hutan hijau dengan sedikit jalan akses dan area terbuka. Namun, pada citra Februari 2024, terlihat jaringan jalan yang jauh lebih luas dan saling terhubung, serta hamparan lahan terbuka berwarna cokelat yang menunjukkan aktivitas konstruksi masif di klaster pusat pemerintahan.

Mitigasi Krisis Lingkungan Jakarta
Menurut catatan NASA, langkah pemindahan ibu kota ini dilakukan sebagai upaya mengatasi berbagai tantangan lingkungan yang membebani Jakarta. Wilayah metropolitan Jakarta yang dihuni sekitar 30 juta orang menghadapi persoalan akut, seperti banjir, kemacetan lalu lintas, polusi udara, hingga keterbatasan pasokan air bersih.

Jakarta juga menghadapi ancaman penurunan muka tanah akibat eksploitasi air tanah secara berlebihan. Data NASA mencatat laju penurunan permukaan tanah di beberapa wilayah ibu kota mencapai hingga 15 sentimeter per tahun, yang mengakibatkan sekitar 40 persen wilayah Jakarta kini berada di bawah permukaan laut.

Sorotan Risiko Ekosistem Satwa
Kendati ditujukan sebagai solusi perkotaan, proyek pembangunan IKN ini memunculkan kekhawatiran dari sejumlah peneliti lingkungan. Perubahan penggunaan lahan dalam skala besar dinilai berpotensi mengganggu stabilitas ekosistem yang menjadi habitat berbagai satwa liar.

Half Marathon Perdana IKN Sukses Digelar, Ribuan Pelari Melintasi Kawasan Istana Negara
Baca Juga

Half Marathon Perdana IKN Sukses Digelar, Ribuan Pelari Melintasi Kawasan Istana Negara

Kawasan Kalimantan Timur yang sedang dikembangkan sebagai pusat pemerintahan baru tersebut dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Wilayah itu tercatat menjadi rumah bagi hutan bakau, bekantan, hingga lumba-lumba Irrawaddy.

Pemerintah menargetkan pengembangan megaproyek kota baru ini dilakukan secara bertahap hingga mencapai bentuk akhirnya pada 2045. Transformasi yang terekam dari luar angkasa ini menggambarkan besarnya perubahan yang terjadi pada bentang alam Kalimantan Timur sejak proyek strategis nasional tersebut dimulai.

(Dayank Ana)