Sab, 18/07/26 · 06.52.26
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

AI & Future Work

Cambridge English Dorong Pemimpin di Asia Pasifik untuk Mempercepat Pemanfaatan AI dalam Sektor Pendidikan

Hendrawan
Hendrawan
Rabu, 13 Mei 2026 · 13:171 menit baca
Cambridge English Dorong Pemimpin di Asia Pasifik untuk Mempercepat Pemanfaatan AI dalam Sektor Pendidikan
Suasana diskusi panel dalam Cambridge English Leadership Summit 2026 di Hilton Hotel Kuala Lumpur yang membahas dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap sistem pendidikan di Asia Pasifik. (Dok. Cambridge English)

Cambridge English menyelenggarakan Cambridge English Leadership Summit di Hilton Hotel Kuala Lumpur pada 23–24 April 2026. Pertemuan ini dihadiri lebih dari 200 pemimpin sektor pendidikan dari wilayah Asia Pasifik, termasuk perwakilan kementerian pendidikan dan pimpinan sekolah.

Fokus utama ajang ini adalah membahas peran kecerdasan buatan (AI) dalam transformasi pengajaran dan asesmen bahasa Inggris.

Dalam pertemuan tersebut, Cambridge English meluncurkan dua inisiatif penting untuk mendukung ekosistem pendidikan:

  • Makalah AI dalam Pendidikan Bahasa: Dokumen yang menyajikan rekomendasi kebijakan dan praktik berbasis riset untuk menghadapi dinamika teknologi di ruang kelas.
  • Cambridge Teacher’s Hub: Platform terstruktur yang dirancang khusus untuk mendukung pengembangan keahlian profesional tenaga pengajar.

Diskusi dalam forum ini melampaui teori dengan menekankan implementasi praktis AI pada tiga level: kebijakan, kelembagaan, dan ruang kelas.

RUU Hak Cipta AI dan Perpres Tata Kelola Harus Sinkron
Baca Juga

RUU Hak Cipta AI dan Perpres Tata Kelola Harus Sinkron

Agenda utama mencakup penguatan kapasitas guru serta pencapaian hasil belajar yang terukur dalam skala luas melalui pemanfaatan data.

“Solusi praktis berbasiskan AI semakin dibutuhkan di Asia Pasifik, khususnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan implementasi strategi pendidikan,” ujar Min Qu, Regional Commercial Director Northeast and Southeast Asia Pacific, Cambridge University Press & Assessment.

Ajang ini juga menghadirkan perspektif dari berbagai negara seperti Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Para pembicara memaparkan implementasi AI di tingkat sistem sekolah masing-masing, termasuk peran Integrated Learning and Assessment dalam memantau kemajuan peserta didik.

Dr. Evelina Galaczi, Director Research English, menambahkan bahwa riset Cambridge English bertujuan untuk memastikan AI digunakan untuk mendukung peran guru, bukan menggantikannya.

AI Bisa Prediksi Risiko Amputasi Kaki Penderita Diabetes 3-5 Tahun Sebelumnya, Ini Cara Kerjanya
Baca Juga

AI Bisa Prediksi Risiko Amputasi Kaki Penderita Diabetes 3-5 Tahun Sebelumnya, Ini Cara Kerjanya

“Makalah tersebut menyajikan panduan praktis untuk sistem pendidikan yang berhadapan dengan dinamika ini,” jelasnya.

Melalui komitmen riset globalnya, Cambridge English memposisikan diri sebagai mitra strategis bagi negara-negara di Asia Pasifik dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam kurikulum dan standar asesmen internasional.

(Hendra)