Sab, 01/08/26 · 04.48.07
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Awal Bulan Agustus Setelah Diguyur Hujan Semalaman, Kualitas Udara Pontianak Melandai ke Level 77 ‘Sedang

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 1 Agustus 2026 · 09:432 menit baca
Awal Bulan Agustus Setelah Diguyur Hujan Semalaman, Kualitas Udara Pontianak Melandai ke Level 77 ‘Sedang
Kualitas udara di Pontianak Tenggara membaik ke kategori Sedang dengan ISPU 77 pada Sabtu (1/8/2026). Warga diimbau tetap mewaspadai partikel PM2.5 sisa karhutla. (Dok. Nusantara Post)

Kualitas udara di wilayah Pontianak Tenggara, Kota Pontianak, terpantau melandai ke kategori ‘Sedang’ dengan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di angka 77 pada Sabtu (1/8/2026) pukul 09.00 WIB. Meski grafik perlahan menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya yang nyaris menyentuh level ‘Tidak Sehat’, dominasi partikel beracun Particulate Matter 2.5 (PM2.5) memaksa warga untuk tidak menurunkan kewaspadaan di tengah ancaman kabut asap sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan pemantauan real-time melalui sistem ISPUnet pagi ini, partikel halus PM2.5 masih kokoh menjadi parameter paling kritis yang mencemari ruang napas perkotaan. Udara pagi di akhir pekan ini dibarengi dengan suhu yang cukup hangat menyentuh 30 derajat Celcius, kelembapan udara 81 persen, serta tekanan udara 1.009 mBar. Kondisi cuaca tersebut rentan mengikat partikel debu mikroskopis sisa pembakaran tetap melayang di atmosfer.

Sementara PM2.5 bertengger di zona biru (77), seluruh parameter polutan lainnya justru berada di zona hijau yang berarti ‘Baik’. Berikut adalah rincian lengkap indikator kualitas udara pagi ini:

  • PM2.5 (Parameter Kritis): 77 (Kategori Sedang).
  • Sulfur Dioksida (SO2): 50 (Kategori Baik).
  • PM10: 42 (Kategori Baik).
  • Nitrogen Dioksida (NO2): 10 (Kategori Baik).
  • Ozon (O3): 7 (Kategori Baik).
  • Karbon Monoksida (CO): 4 (Kategori Baik).
  • Hidrokarbon (HC): 0 (Kategori Baik).

Otoritas pemantau lingkungan hidup menyatakan bahwa kondisi atmosfer pada Sabtu pagi ini relatif aman untuk rutinitas publik.

Polusi PM2.5 Mendominasi Sore Hari, Kualitas Udara Pontianak dan Kubu Raya Mendekati Level Tidak Sehat
Baca Juga

Polusi PM2.5 Mendominasi Sore Hari, Kualitas Udara Pontianak dan Kubu Raya Mendekati Level Tidak Sehat

“Tingkat kualitas udara masih dapat diterima pada Kesehatan manusia, hewan dan tumbuhan,” demikian bunyi keterangan resmi yang dirilis melalui dasbor aplikasi ISPUnet.

Kendati status udara dinyatakan ‘masih dapat diterima’, turunnya angka ISPU ini bukan berarti Pontianak telah steril seutuhnya dari ancaman polusi karhutla, melainkan sekadar fluktuasi arah angin yang bersifat sementara. Menghadapi ukuran PM2.5 yang tak kasatmata, langkah perlindungan diri warga tidak disarankan hanya mengandalkan kejernihan visual langit secara kasatmata, tetapi harus terus berpatokan pada data digital yang presisi.

Pergeseran angka polusi yang sangat dinamis dari hari ke hari mengubah cara masyarakat merespons kualitas lingkungan. Memantau pergerakan ISPU secara berkala melalui layar gawai kini menjadi standar baru navigasi kesehatan mandiri. Melalui pantauan real-time ini, masyarakat terutama kelompok rentan seperti penderita asma dapat mengukur risiko dan memutuskan urgensi pemakaian masker secara tepat, alih-alih kecolongan saat udara tiba-tiba memburuk.

(Hendrawan)