Kam, 13/08/26 · 05.50.12
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Timur

Sekolah Nasional Terintegrasi Rp250 Miliar Siap Dibangun di Penajam Paser Utara untuk Menyokong IKN

Memei
Memei
Kamis, 13 Agustus 2026 · 12:211 menit baca
Sekolah Nasional Terintegrasi Rp250 Miliar Siap Dibangun di Penajam Paser Utara untuk Menyokong IKN
Pemprov dan Pemerintah Pusat siapkan Rp250 miliar bangun Sekolah Nasional Terintegrasi di Penajam Paser Utara guna ciptakan SDM unggulan penyangga IKN. (Dok. Ist)

Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sekitar Rp250 miliar untuk membangun Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis, (13/8/2026).

Fasilitas pendidikan berstandar internasional tersebut disiapkan secara khusus guna memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing dan menangkap peluang di kawasan mitra Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara menetapkan lahan seluas 20 hektare milik pemerintah daerah di Babulu sebagai lokasi pembangunan SNT. Proses administrasi pembangunan SNT kini memasuki tahapan akhir setelah penandatanganan berita acara serah terima (BAST) hibah lahan dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat.

“Keberadaan SNT sangat strategis perkuat pendidikan SDM lokal,” kata Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor, Rabu, (12/8/2026).

Sokong Kehadiran IKN, Museum Budaya Kalimantan Bakal Diangkat Jadi Ikon Baru Kaltim
Baca Juga

Sokong Kehadiran IKN, Museum Budaya Kalimantan Bakal Diangkat Jadi Ikon Baru Kaltim

Konstruksi fisik gedung sekolah unggulan penyangga IKN ini ditargetkan mulai direalisasikan pada November 2026. Sekitar 5.000 calon peserta didik diperkirakan bakal bersaing ketat memperebutkan kuota penerimaan siswa baru di sekolah tersebut.

Kurikulum dan sistem pengajaran SNT akan mengadopsi standar internasional demi menyelaraskan kualitas lulusan dengan kebutuhan tenaga kerja terampil di wilayah IKN. Langkah ini diposisikan sebagai jembatan transformasi sosial agar masyarakat daerah asal IKN tidak sekadar menjadi penonton dalam pembangunan ibu kota baru.

(Memei)