Kam, 13/08/26 · 05.21.42
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Gambut 2,5 Hektare di Muara Pawan Ketapang

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Kamis, 13 Agustus 2026 · 09:411 menit baca
Tim Gabungan Padamkan Kebakaran Lahan Gambut 2,5 Hektare di Muara Pawan Ketapang
Tim gabungan Polres Ketapang, TNI, dan Manggala Agni padamkan karhutla 2,5 hektare di Muara Pawan. Petugas fokus pembasahan lahan gambut. (Dok. Polda Kalbar)

Tim gabungan yang terdiri dari Polres Ketapang, Brimob, TNI AD, Polsek Muara Pawan, dan Manggala Agni memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Mensubuk, Desa Mayak, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kamis, (13/8/2026).

Aksi pemadaman dan pembasahan di Jalan Poros Sungai Awan–Tanjungpura KM 15 tersebut dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Ketapang Dewa Made Surita dengan menerjunkan 30 personel gabungan pada Selasa, (11/8/2026).

Luas lahan yang terbakar di lokasi tersebut diperkirakan mencapai sekitar 2,5 hektare. Penanganan intensif telah membuahkan hasil dengan padamnya kobaran api utama di atas lahan. Proses pembasahan terus dilakukan pada struktur tanah gambut guna memastikan seluruh bara api tersembunyi dapat dipadamkan secara total.

Karhutla Meluas di Kubu Raya, TNI dan Polri Perkuat Sinergi Pemadaman
Baca Juga

Karhutla Meluas di Kubu Raya, TNI dan Polri Perkuat Sinergi Pemadaman

Sejumlah tantangan teknis membayangi proses pemadaman di lapangan, seperti akses titik api yang jauh dari jalan utama serta medan semak belukar yang tebal. Tingkat kesulitan bertambah akibat jarak sumber air yang berkisar 100 hingga 200 meter dari lokasi, ditambah hempasan angin kencang di area terbuka. Komitmen penanggulangan bencana kabut asap ditegaskan oleh otoritas kepolisian daerah setempat.

“Kami bersama TNI, Manggala Agni dan seluruh unsur terkait terus berupaya melakukan pemadaman dan pembasahan secara maksimal. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, karena kondisi lahan yang kering dan angin kencang dapat menyebabkan api dengan cepat meluas,” kata Kapolres Ketapang Muhammad Harris, Kamis, (13/8/2026).

Partisipasi aktif warga dalam memberikan informasi titik api dinilai krusial agar eskalasi kebakaran dapat dicegah sedini mungkin.

(Rudi)