Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Menembus Hutan Konservasi, Bupati Kobar Tinjau Penanganan Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting

Roska Putra
Roska Putra
Sabtu, 24 Oktober 2026 · 18:181 menit baca
Menembus Hutan Konservasi, Bupati Kobar Tinjau Penanganan Karhutla di Taman Nasional Tanjung Puting
Bupati Kobar Hj. Nurhidayah menunjuk tandon air tempat penampungan pasokan pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. (Dok. Prokopim Kobar)

Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Hj. Nurhidayah, meninjau langsung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan konservasi Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kamis hingga Jumat (22-23/10/2026).

Peninjauan difokuskan pada dua titik terdampak utama, yakni sektor Camp Tanjung Harapan dan Pesalat.

Guna menembus medan ekstrem di habitat orangutan terbesar tersebut, penanganan dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Manggala Agni, petugas Balai TNTP, Orangutan Foundation International (OFI), Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga relawan dan tim medis.

Bupati Kobar, Hj. Nurhidayah, mengapresiasi kesigapan para petugas yang berjibaku menjangkau titik api berjarak kilometeran dari akses transportasi darat.

Ratusan Hektar Karhutla Berangsur Padam, Inovasi OMC Dry Ice Efektif Urai Pekatnya Kabut Asap
Baca Juga

Ratusan Hektar Karhutla Berangsur Padam, Inovasi OMC Dry Ice Efektif Urai Pekatnya Kabut Asap

“Penanganan disini tidak mudah, petugas harus menembus lebatnya hutan sambil membawa peralatan pemadaman, seperti mesin pompa dan selang air, untuk menyalurkan air dari sumbernya yang jaraknya bisa berkilo-kilometer dari titik api,” ujar Nurhidayah di lokasi.

Ia menjelaskan, kendala terbesar di lapangan adalah terbatasnya pasokan air permukaan di dekat titik bakar serta minimnya aksesibilitas.

Tim gabungan terpaksa merangkai pipa dan selang air berjarak jauh dari alur sungai untuk menyuplai bak penampungan darurat.

Kendati menemui hambatan geografis, Nurhidayah memastikan seluruh operasi pemadaman dan pendinginan darat berjalan terarah melalui koordinasi komando harian guna melindungi ekosistem TNTP dari kerusakan lebih luas.

(roska)