Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Demokrasi

Tuntut Evaluasi Tata Kelola Internal, BEM Polnep Layangkan Peringatan Keras ke Manajemen Kampus

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 20 Oktober 2026 · 15:242 menit baca
Tuntut Evaluasi Tata Kelola Internal, BEM Polnep Layangkan Peringatan Keras ke Manajemen Kampus
Spanduk bentangan bernada kritik tajam terpasang di balkon lantai dua Gedung Direktorat Politeknik Negeri Pontianak. (Dok. BEM POLNEP)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) melayangkan peringatan terbuka kepada seluruh jajaran stakeholder kampus agar segera mengevaluasi dan tidak menutup mata terhadap berbagai persoalan internal yang menjadi perhatian mahasiswa di lingkungan kampus POLNEP.

Peringatan tersebut disuarakan melalui pemasangan sejumlah spanduk bernada kritik tajam di area kampus, di antaranya bertuliskan “Lekas Membaik, Kampus Politeknik Negeri Pontianak” dan “Kita Kawal Bersama”.

Aksi ini merefleksikan ekspektasi besar mahasiswa agar institusi pendidikan tinggi tersebut melakukan pembenahan secara serius.

BEM POLNEP menegaskan bahwa kritik yang dilayangkan tidak dapat dipandang sebagai bentuk ancaman terhadap institusi, melainkan manifestasi dari tanggung jawab moral terhadap masa depan kampus.

Polda Kalbar Kawal Aksi Mahasiswa Peringati Tragedi Syafarudin
Baca Juga

Polda Kalbar Kawal Aksi Mahasiswa Peringati Tragedi Syafarudin

Perguruan tinggi dinilai harus menjadi ruang yang menjunjung tinggi integritas, transparansi, etika, serta keberpihakan nyata kepada kepentingan mahasiswa, bukan sekadar tempat berlangsungnya kegiatan akademik formal.

Desakan ini ditujukan secara khusus kepada seluruh stakeholder POLNEP, mulai dari jajaran pimpinan hingga pihak yang bertanggung jawab atas tata kelola dan pelayanan kampus, untuk berani melakukan evaluasi secara terbuka.

Setiap permasalahan yang berkembang dituntut untuk direspons dengan klarifikasi transparan, mekanisme penyelesaian yang jelas, serta tindakan konkret yang dapat dipertanggungjawabkan.

Lebih lanjut, BEM POLNEP memastikan bahwa pengawalan terhadap persoalan kampus tidak akan berhenti pada pemasangan atribut spanduk. Fungsi kontrol mahasiswa akan terus dijalankan secara aktif untuk mengawal proses perbaikan institusi.

Demo 26 Tahun Tragedi Syafarudin, Polda Kalbar Sebut Laporan Tak Tercatat
Baca Juga

Demo 26 Tahun Tragedi Syafarudin, Polda Kalbar Sebut Laporan Tak Tercatat

“Kami ingin kampus ini menjadi lebih baik. Kritik yang kami sampaikan bukan karena kami membenci kampus ini, melainkan karena kami peduli terhadap masa depannya. Jangan sampai mahasiswa terus bersuara, tetapi persoalan yang mereka sampaikan justru dibiarkan tanpa kejelasan,” ujar Muhammad Iqbal selaku Ketua BEM Polnep Pontianak pada Senin (19/10/2026).

Bagi BEM POLNEP, sebuah institusi pendidikan yang ideal bukanlah kampus yang steril dari kritik, melainkan lembaga yang berani mendengar, terbuka terhadap evaluasi, serta mampu membuktikan perubahan melalui kerja nyata. Pihak BEM juga memberikan penegasan tegas kepada manajemen kampus:

“Jangan hanya membangun citra kemajuan, tetapi pastikan kemajuan tersebut benar-benar dirasakan oleh mahasiswa,” ujar Iqbal

Melalui langkah peringatan ini, mahasiswa menegaskan bahwa suara kritis merupakan alarm perbaikan, kepedulian adalah landasan perjuangan, dan suara mahasiswa adalah peringatan, kepedulian adalah alasan, dan perubahan nyata adalah tujuan.

(Hendrawan)