Sab, 18/07/26 · 02.52.38
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Ekonomi

Ekosistem UMKM dan Kuliner Tumbuh di IKN, Jadi Ruang Ekonomi Baru bagi Masyarakat

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Rabu, 20 Mei 2026 · 17:422 menit baca
Ekosistem UMKM dan Kuliner Tumbuh di IKN, Jadi Ruang Ekonomi Baru bagi Masyarakat

Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai bertransformasi menjadi ruang ekonomi baru seiring meningkatnya kunjungan masyarakat. Selama periode libur panjang pertengahan Mei 2026, sejumlah gerai makanan dan minuman di kawasan Nusantara terpantau dipadati pengunjung.

Kehadiran tenan kuliner mulai dari skala UMKM hingga merek nasional kini menjadi fasilitas penunjang bagi pekerja maupun masyarakat yang datang melihat progres pembangunan Istana Negara dan Istana Garuda.

Fikri Alfiansyah, seorang Barista di gerai Excelso Nusantara yang berlokasi tepat di depan Istana Negara, mengungkapkan bahwa kehadiran IKN membuka ruang kompetisi yang positif bagi pelaku usaha.

“Saya rasa potensi untuk buka usaha di IKN sangat besar, karena Otorita IKN juga memberikan UMKM kesempatan untuk berkembang dan bersaing,” ujar Fikri Alfiansyah.

Progres Signifikan Infrastruktur IKN, Konstruksi Tol Segmen 5B Tembus 96 Persen
Baca Juga

Progres Signifikan Infrastruktur IKN, Konstruksi Tol Segmen 5B Tembus 96 Persen

Selain gerai kopi, tenan Roti O di kawasan Kantor Bersama IKN juga mulai beroperasi dan menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah di Kalimantan Timur. Harfi, Kepala Toko Roti O Nusantara, menyebutkan adanya tren peningkatan jumlah pengunjung sejak pembukaan gerai hingga masa libur panjang.

Antusiasme tersebut dirasakan oleh Ida, pengunjung asal Bontang, yang mengaku terbantu dengan ketersediaan pilihan konsumsi di kawasan inti IKN.

“Kami biasanya kalau ketemu Roti O pasti mampir untuk beli roti dan kopinya. Senang sekarang sudah ada di Nusantara. Harapannya nanti semakin banyak makanan khas Kalimantan Timur juga hadir di IKN,” ujar Ida.

Dukang Infrastruktur IKN, Realisasi Belanja Negara di Kaltim Capai Rp15,02 Triliun
Baca Juga

Dukang Infrastruktur IKN, Realisasi Belanja Negara di Kaltim Capai Rp15,02 Triliun

Senada dengan hal tersebut, Risa, pengunjung asal Samarinda, menilai keberadaan tenan-tenan ini meningkatkan kenyamanan masyarakat saat beraktivitas di kawasan Nusantara.

“Semenjak banyak tenan di IKN, pengunjung jadi lebih mudah mencari makanan dan minuman. Tempat-tempatnya juga mulai nyaman dan fasilitasnya modern. Saya harap nantinya semakin banyak variasi makanan dan minuman Nusantara lainnya hadir di sini,” kata Risa.

Tumbuhnya ekosistem bisnis kuliner ini menandai dimulainya perputaran ekonomi di IKN, yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan tetapi juga sebagai area publik yang menyediakan lapangan pekerjaan dan peluang usaha bagi masyarakat.

(Dayank Ana)