PT Pindad (Persero) meningkatkan kapasitas produksi senjata, amunisi, serta kendaraan operasional guna mendukung pemenuhan kebutuhan 204 satuan batalyon baru TNI yang dibentuk oleh pemerintah.
Langkah strategis ini mencakup pengembangan fasilitas pabrik amunisi beserta bahan bakunya, seperti propelan dan brass cup, untuk memastikan kemandirian rantai pasok pertahanan nasional.
Wakil Direktur Utama PT Pindad, Heru Puryanto, mengungkapkan bahwa khusus produksi senapan jenis SS3, kapasitasnya kini telah ditingkatkan hampir tiga kali lipat hingga melebihi 70 ribu pucuk per tahun.
“Senjata ini yang diperlukan oleh batalyon baru. Kalau sebelumnya mungkin kisarannya di bawah itu, kami sekarang sudah hampir tiga kali lipat dari kapasitas yang sebelumnya,” kata Heru di Bandung, Jawa Barat, Selasa (20/10/2026).

