Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Belajar dari Jejak Wamen LHK, Gusti Hardiansyah Harap KNSI 2026 Cetak Menteri Masa Depan

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Jumat, 22 Mei 2026 · 19:551 menit baca
Belajar dari Jejak Wamen LHK, Gusti Hardiansyah Harap KNSI 2026 Cetak Menteri Masa Depan
Berkaca dari kesuksesan Wamen LHK yang merupakan lulusan Sylva Indonesia, KNSI 2026 di Untan Pontianak diharapkan mencetak menteri masa depan. (Dok. Fatoni/Nusantara Post)

Perhelatan Konferensi Nasional Sylva Indonesia (KNSI) 2026 di Universitas Tanjungpura (Untan) bukan sekadar ajang kumpul mahasiswa biasa. Pertemuan delegasi dari 24 universitas se-Indonesia ini digadang-gadang menjadi kawah candradimuka bagi calon pemimpin nasional di sektor lingkungan.

Gusti Hardiansyah, salah satu akademisi senior di Fakultas Kehutanan Untan, menyoroti rekam jejak Wakil Menteri (Wamen) LHK saat ini sebagai bukti nyata. Ia mengingatkan bahwa pemimpin besar seringkali lahir dari forum-forum mahasiswa seperti ini.

“Pak Wamen ini sebenarnya adalah produk dari konferensi Sylva kurang lebih 10 tahun yang lalu. Dulu beliau mahasiswa, dan hari ini menjadi wakil menteri,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (18/5/2026).

Melihat kesuksesan tersebut, ia menaruh harapan tinggi bagi para peserta yang berkumpul di Pontianak tahun ini.

AIESEC in Untan Gelar Youth Today x Join AIESEC 2026, Dihadiri Lebih dari 400 Mahasiswa
Baca Juga

AIESEC in Untan Gelar Youth Today x Join AIESEC 2026, Dihadiri Lebih dari 400 Mahasiswa

“Harapannya ke depan, dari peserta yang ikut ini ada yang menjadi menteri. Barangkali itu harapan besarnya,” tambah Gusti.

Ketua Panitia KNSI 2026, Fransiskus Niki, mengakui atmosfer konferensi tahun ini terasa berbeda karena kehadiran tamu-tamu istimewa.

“Pembeda dari kegiatan sebelumnya, Bapak Wamen hadir secara langsung, kemudian Bapak Gubernur Kalbar juga hadir. Ini hal yang sangat membedakan bagi kami di Untan,” kata Niki.

Polda Kalbar Gelar Curhat Kamtibmas dan Pengobatan Gratis di Saigon Pontianak
Baca Juga

Polda Kalbar Gelar Curhat Kamtibmas dan Pengobatan Gratis di Saigon Pontianak

Sekretaris Jenderal Sylva Indonesia.
Sekretaris Jenderal Sylva Indonesia. (Dok. Hendrawan)

Namun, di tengah mimpi besar menjadi pemimpin, para mahasiswa ini diingatkan untuk tetap mengakar ke bawah. Sekretaris Jenderal Sylva Indonesia, Wahyu Agung, menegaskan bahwa tugas rimbawan muda adalah mengawal hak masyarakat adat.

“Saya mengajak Sylva Indonesia dapat membersamai dan mendampingi masyarakat adat. Kita berdiskusi bagaimana memperkuat perlindungan hutan adat agar masyarakat tetap punya ruang hidup,” tegas Wahyu.

(Dayank Ana)