Di tengah keberagaman masyarakat yang menjadi kekuatan sekaligus tantangan, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menegaskan komitmennya dalam menjaga kedamaian dan keharmonisan wilayah yang ia pimpin.
Bagi Alex, Kabupaten Ketapang bukan sekadar wilayah administratif, melainkan sebuah “rumah besar bersama” yang dihuni oleh berbagai elemen.
“Mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga investor hidup berdampingan dan saling membutuhkan. Jadi Ketapang ini adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita untuk saling menjaga,” ujar Alex, Selasa (21/4/2026).
Komitmen tersebut dibuktikan secara nyata ketika Bupati Alex turun langsung menangani persoalan yang melibatkan tokoh adat Tarsisius Fendy dengan pihak perusahaan PT Mayawana Persada.

