Pemerintah Kota Pontianak merilis data struktural sektor ekonomi kreatif yang menunjukkan bahwa lebih dari 72 persen pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut didominasi oleh kelompok perempuan. Angka sebaran ini menempatkan sektor usaha rumahan dan kuliner berbasis gender sebagai penggerak utama likuiditas pasar domestik.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan dominasi tersebut mencakup manajemen produksi, pemasaran, hingga pengelolaan arus kas di tingkat pedagang kaki lima hingga sentra industri mikro. Sektor ini juga tercatat memiliki tingkat kepatuhan pengembalian modal yang tinggi pada instrumen pembiayaan mikro nasional.
“Pelaku UMKM di Kota Pontianak itu 72 persen lebih adalah perempuan. Ini menunjukkan peran perempuan dalam perekonomian Kota Pontianak sangat signifikan. Waktu Covid-19, ada sekitar 19 ribu lebih ibu-ibu di Pontianak yang mendapat pinjaman mulai dari Rp2 juta sampai Rp10 juta, dan 95 persen lebih kembali. Artinya ibu-ibu ini dalam berbisnis benar-benar fokus,” ujar Edi Rusdi Kamtono saat membuka Rakercab 2 IWAPI Kota Pontianak di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Jumat, (17/7/2026).

