Sab, 18/07/26 · 04.35.36
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Helikopter Rute Melawi–Kubu Raya Hilang Kontak, Diduga Jatuh di Nanga Taman Sekadau

Admin
Admin
Kamis, 16 April 2026 · 14:072 menit baca
Helikopter Rute Melawi–Kubu Raya Hilang Kontak, Diduga Jatuh di Nanga Taman Sekadau
Helikopter PT Matthew Air PK-CFX saat berada di helipad perkebunan sawit sebelum dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan rute Melawi–Kubu Raya, Kamis (16/4/2026). (Bima/TNP)

Nusantarapost.news, Kalimantan Barat – Kabar duka menyelimuti dunia penerbangan Kalimantan Barat. Sebuah helikopter milik PT Matthew Air dengan nomor registrasi PK-CFX dilaporkan hilang kontak saat melayani rute Melawi menuju Kubu Raya, Kamis (16/4/2026) pagi.

Helikopter tersebut diduga kuat jatuh dan mengalami ledakan di kawasan perbukitan Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau. Berdasarkan data manifes, helikopter tersebut mengangkut delapan orang, termasuk CEO PT KPN.

Informasi dari AirNav menyebutkan bahwa komunikasi terakhir dengan helikopter PK-CFX terjadi saat pesawat berada di titik koordinat $00^\circ 12′ 00” \text{ LS}$ dan $110^\circ 44′ 00” \text{ BT}$. Titik ini berada di jalur udara antara wilayah Sekadau dan Sanggau.

Laporan awal warga di sekitar Kecamatan Nanga Taman memperkuat dugaan kecelakaan tersebut. Warga mengaku mendengar suara ledakan keras dari arah perbukitan pada pagi hari, sesaat setelah waktu hilang kontak dilaporkan.

Data Pemkot: 72 Persen Pelaku UMKM di Pontianak Didominasi Perempuan
Baca Juga

Data Pemkot: 72 Persen Pelaku UMKM di Pontianak Didominasi Perempuan

Terdapat delapan orang di dalam helikopter yang terdiri dari dua kru dan enam penumpang. Berikut adalah identitas berdasarkan data manifes awal:

Kru Pesawat:

  1. Kapten Marinda
  2. Eqb Haruan Arasyid

Penumpang:

  1. Patrick K (CEO PT KPN)
  2. Victor T
  3. Charles L
  4. Joko C
  5. Fauzie O
  6. Sugito

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sanggau, Sigit Purnomo, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah memverifikasi laporan mengenai lokasi jatuhnya pesawat.

Audiensi dengan Pertamina, Bupati Ketapang Fokuskan Pemenuhan BBM untuk Sektor Perikanan dan Kawasan 3T
Baca Juga

Audiensi dengan Pertamina, Bupati Ketapang Fokuskan Pemenuhan BBM untuk Sektor Perikanan dan Kawasan 3T

“Informasinya helikopter dikabarkan meledak di Bukit Puntak, Desa Tapang Tingang, Kecamatan Nanga Taman, sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, informasi ini masih kami kroscek lagi kebenarannya di lapangan,” ujar Sigit, Kamis (16/4).

Hingga saat ini, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, aparat keamanan, dan instansi terkait tengah bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik koordinat jatuhnya helikopter. Medan perbukitan yang cukup berat menjadi tantangan tersendiri bagi tim penyelamat untuk mencapai lokasi.

Belum ada keterangan resmi mengenai kondisi terkini para penumpang maupun kru pesawat. Otoritas penerbangan saat ini masih fokus pada upaya pencarian dan penyelamatan (SAR) serta pengumpulan data terkait penyebab pasti hilangnya kontak helikopter tersebut.

Peristiwa ini menjadi perhatian besar bagi publik, mengingat manifes penumpang mencantumkan sejumlah pimpinan perusahaan yang tengah melakukan perjalanan dinas di wilayah Kalimantan Barat.

(Bima)