Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) melaksanakan penyembelihan hewan kurban sebanyak 9 ekor sapi. Prosesi penyembelihan tersebut dipusatkan di Rumah Potong Hewan (RPH) Pontianak, Kamis (28/5/2026).
Kegiatan bertema “Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi” ini diselenggarakan oleh Panitia Kurban Masjid Nurul Haq Kejati Kalbar. Pelaksanaan di RPH sengaja dilakukan dengan melibatkan petugas pemotongan setempat guna memastikan seluruh proses berjalan tertib, aman, serta memenuhi standar kesehatan dan kebersihan yang berlaku.
Distribusi Daging Kurban ke Masyarakat dan Pesantren
Seluruh paket daging kurban yang telah selesai diproses langsung didistribusikan secara teratur kepada pihak-pihak yang berhak menerima manfaat.
Sasaran pendistribusian tersebut meliputi:
Dukung Swasembada, Kejati Kalbar Hadiri Panen Raya Ketahanan Pangan di Kubu Raya
-
Seluruh pegawai di lingkungan internal Kejati Kalbar.
-
Masyarakat kurang mampu di sekitar wilayah Pontianak.
-
Panti asuhan dan pondok pesantren.
-
Kelompok masyarakat lain yang membutuhkan.
Hari Jadi Ke-19 Kubu Raya, Kejati Kalbar Soroti Aspek Akuntabilitas Pemkab
Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan manfaat nyata secara langsung serta memperkuat nilai kebersamaan dan empati sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Refleksi Nilai Keikhlasan Insan Adhyaksa
Ibadah kurban ini juga dimaknai sebagai momentum penting untuk meneladani keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT. Semangat tersebut dinilai harus merefleksikan ketulusan dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa, negara, serta masyarakat.
“Iduladha mengajarkan kita arti keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian. Semangat ikhlas berkurban dan ikhlas berbagi harus menjadi nilai yang terus hidup dalam setiap insan Adhyaksa. Melalui kurban ini, kami ingin menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat serta mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan,” tulis taklimat resmi Kejati Kalbar.
Melalui momentum keagamaan ini, insan Adhyaksa diharapkan dapat terus mengutamakan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan pribadi, sekaligus konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
(Dayank Ana)
