Rab, 08/07/26 · 16.04.04
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Kerusakan Jaringan Listrik IPA Selat Panjang Ganggu Pasokan Air di Pontianak Utara

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Selasa, 2 Juni 2026 · 21:162 menit baca
Kerusakan Jaringan Listrik IPA Selat Panjang Ganggu Pasokan Air di Pontianak Utara
Sistem kelistrikan IPA Selat Panjang mengalami kendala teknik pada 2 Juni 2026. Distribusi air Perumda Tirta Khatulistiwa untuk wilayah Pontianak Utara terganggu. (Dok. Dayank/Nusantara Post)

Gangguan teknis pada sistem kelistrikan melumpuhkan operasional salah satu infrastruktur utilitas vital di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (2/6/2026). Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa mengonfirmasi terjadinya kendala jaringan listrik pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Selat Panjang yang langsung mendisrupsi tahapan produksi dan penyaluran air bersih massal ke pemukiman warga.

Akibat kerusakan sirkuit daya tersebut, distribusi pasokan air bersih kepada kelompok pelanggan mengalami penurunan tekanan drastis hingga potensi tidak mengalir sama sekali. Disrupsi teknis ini dijadwalkan berdampak langsung pada kelancaran suplai domestik sejak pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB pada hari yang sama.

“Gangguan sementara pada sistem kelistrikan menyebabkan operasional IPA Selat Panjang tidak dapat berjalan normal,” tulis manajemen Perumda Tirta Khatulistiwa dalam keterangan resminya pada Selasa (2/6/2026).

Wilayah Dampak dan Skema Pemulihan Jaringan
Manajemen operasional memetakan bahwa seluruh area terdampak pemutusan aliran sementara ini terpusat di wilayah Kecamatan Pontianak Utara. Mengingat peran IPA Selat Panjang merupakan salah satu infrastruktur vital penopang kebutuhan air di wilayah utara kota, kegagalan fungsi pompa mekanis akibat listrik langsung memicu implikasi dalam skala luas.

Krisis Listrik Meluas, Distribusi Air Perumda Tirta Khatulistiwa Pontianak Terancam Mandek
Baca Juga

Krisis Listrik Meluas, Distribusi Air Perumda Tirta Khatulistiwa Pontianak Terancam Mandek

Guna menghindari kelangkaan pasokan air mendesak untuk kebutuhan sanitasi dan konsumsi, kelompok masyarakat diimbau mengoptimalkan cadangan air penampungan mandiri yang masih tersisa selama proses pengerjaan teknisi berlangsung.

“Masyarakat di wilayah tersebut diimbau untuk menggunakan air secara bijak selama masa perbaikan berlangsung serta memanfaatkan cadangan air yang tersedia untuk kebutuhan sehari-hari,” tulis manajemen perusahaan dalam rilisnya.

Proses Normalisasi Aliran Pasca-Perbaikan
Otoritas penyedia layanan menegaskan bahwa penanganan di panel kelistrikan terus dipacu oleh tim teknis internal guna mengembalikan stabilitas tegangan mesin produksi. Pihak Perumda Tirta Khatulistiwa juga menyampaikan apresiasi atas pengertian serta kesabaran para pelanggan selama proses pemeliharaan darurat ini berjalan.

Manajemen mengingatkan bahwa setelah kendala sirkuit berhasil diatasi, aliran air bersih ke rumah warga tidak serta-merta langsung mengalir normal ke keran rumah tangga. Sistem perpipaan kota membutuhkan durasi waktu komparatif secara bertahap guna membangun kembali tekanan hidrolik statis pada jaringan distribusi di lapangan.

(Dayank Ana)