Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (17/6/2026). Forum tahunan ini memfokuskan pembahasan pada pengetatan regulasi mutasi atlet serta rasionalisasi jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov Kalbar XIV Tahun 2026 akibat kebijakan efisiensi anggaran daerah.
Agenda strategis ini dibuka oleh Sugeng Hariadi yang mewakili Gubernur Kalimantan Barat, serta dihadiri Ketua KONI Kalbar Daud Yordan, perwakilan KONI Pusat Ahmad Saefudin, pengurus provinsi cabang olahraga, dan perwakilan 14 KONI kabupaten/kota.
Dalam pemaparannya, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Barat mengingatkan bahwa pelaksanaan Porprov Kalbar 2026 perlu mempertimbangkan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Hal tersebut harus disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah, terutama sebagai dampak kebijakan efisiensi yang saat ini sedang diterapkan.
Sementara itu, perwakilan KONI Pusat menekankan aspek fundamental dalam manajemen atlet. Menurut otoritas pusat, pembinaan olahraga harus dimulai dari proses yang terencana dengan baik. Proses pembinaan yang dijalankan secara konsisten diyakini menjadi fondasi utama dalam melahirkan prestasi atlet di berbagai tingkatan.

