Rab, 17/06/26 · 15.10.02
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

KONI Kalbar Gelar Rakerprov 2026, Bahas Aturan Mutasi Atlet dan Efisiensi Porprov

Dayank Ana Sebalu
Dayank Ana Sebalu
Rabu, 17 Juni 2026 · 16:472 menit baca
KONI Kalbar Gelar Rakerprov 2026, Bahas Aturan Mutasi Atlet dan Efisiensi Porprov
KONI Kalbar gelar Rakerprov 2026 di Pendopo Gubernur. Fokus bahas regulasi mutasi atlet Porprov XIV dan penyesuaian cabor akibat efisiensi anggaran daerah. (Dok. KONI Kalbar)

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (17/6/2026). Forum tahunan ini memfokuskan pembahasan pada pengetatan regulasi mutasi atlet serta rasionalisasi jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada Porprov Kalbar XIV Tahun 2026 akibat kebijakan efisiensi anggaran daerah.

Agenda strategis ini dibuka oleh Sugeng Hariadi yang mewakili Gubernur Kalimantan Barat, serta dihadiri Ketua KONI Kalbar Daud Yordan, perwakilan KONI Pusat Ahmad Saefudin, pengurus provinsi cabang olahraga, dan perwakilan 14 KONI kabupaten/kota.

Dalam pemaparannya, perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Barat mengingatkan bahwa pelaksanaan Porprov Kalbar 2026 perlu mempertimbangkan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Hal tersebut harus disesuaikan dengan kondisi anggaran daerah, terutama sebagai dampak kebijakan efisiensi yang saat ini sedang diterapkan.

Sementara itu, perwakilan KONI Pusat menekankan aspek fundamental dalam manajemen atlet. Menurut otoritas pusat, pembinaan olahraga harus dimulai dari proses yang terencana dengan baik. Proses pembinaan yang dijalankan secara konsisten diyakini menjadi fondasi utama dalam melahirkan prestasi atlet di berbagai tingkatan.

FORMAJAKON Kalbar Sebut SE Menteri ATR/BPN Hambat Pembangunan Daerah
Baca Juga

FORMAJAKON Kalbar Sebut SE Menteri ATR/BPN Hambat Pembangunan Daerah

Sidang Komisi dan Regulasi Porprov XIV
Rakerprov kali ini membagi pembahasan ke dalam dua sidang komisi teknis. Komisi A membidangi masalah organisasi dan kelembagaan, sedangkan Komisi B fokus pada evaluasi, strategi, serta target pembinaan prestasi olahraga di Kalimantan Barat, termasuk pematangan instrumen aturan mutasi atlet menjelang Porprov.

Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kalbar, Mei Purwowidodo, yang hadir bersama Budi Hariansah, mendesak agar hasil sidang komisi tersebut segera diimplementasikan secara taktis.

“Diharapkan hasil rumusan dari Komisi A dan Komisi B nantinya dapat disimpulkan dalam bentuk rekomendasi Rakerprov sebagai program kerja tahun 2026 yang segera ditindaklanjuti demi kemajuan olahraga Kalimantan Barat,” ujar Mei Purwowidodo di sela-sela forum.

Dian Eka Muchairi Terpilih Aklamasi Pimpin FORKI Kalbar Periode 2026-2030
Baca Juga

Dian Eka Muchairi Terpilih Aklamasi Pimpin FORKI Kalbar Periode 2026-2030

Optimisme Peringkat PON di NTB dan NTT
Selain fokus pada penataan internal dan regulasi kompetisi lokal, pelaku cabang olahraga di Kalbar juga menyoroti target jangka panjang pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Mei Purwowidodo menilai restrukturisasi organisasi di tubuh KONI Kalbar menjadi modal penting dalam mendongkrak peringkat prestasi di level nasional.

“Melihat komposisi kepengurusan KONI Kalbar saat ini yang didominasi generasi muda, saya optimistis KONI Kalbar akan menghadirkan nuansa baru yang lebih progresif dalam upaya meningkatkan prestasi dan memperbaiki peringkat Kalimantan Barat pada ajang PON mendatang di NTB dan NTT,” tambahnya.

(Hendrawan)