Nusantarapost.news, Kalimantan Barat – Upaya meningkatkan kualitas hidup anak dengan Cerebral Palsy tidak hanya bergantung pada terapi medis semata. Peran orang tua justru menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan terapi, terutama dalam menjalani program fisioterapi secara konsisten dan berkelanjutan.
Fisioterapis RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Endang Sari Purwatiningsih, mengungkapkan bahwa Cerebral Palsy merupakan gangguan perkembangan gerak dan postur akibat kerusakan pada otak yang terjadi sejak dini.
Kondisi ini membuat anak mengalami keterbatasan dalam bergerak, koordinasi, hingga aktivitas sehari-hari.
“Oleh karena itu, fisioterapi menjadi salah satu penanganan utama untuk membantu meningkatkan kemampuan motorik anak,” ujarnya saat memberikan edukasi kepada pasien dan pengunjung Klinik Penyakit Anak RSUD SSMA Kota Pontianak, Kamis (23/4/2026).
