Sab, 18/07/26 · 04.32.03
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Kalimantan Barat

Sultan Pontianak Gelar Coffee Morning, Tegaskan Stabilitas Daerah Butuh Keterlibatan Semua Elemen

Editor
Editor
Jumat, 8 Mei 2026 · 15:512 menit baca
Sultan Pontianak Gelar Coffee Morning, Tegaskan Stabilitas Daerah Butuh Keterlibatan Semua Elemen
Sultan Pontianak sekaligus Anggota DPD RI, Sultan Melvin, menjawab pertanyaan awak media di sela kegiatan Coffee Morning lintas sektoral bersama Polda Kalimantan Barat dan tokoh masyarakat di Kesultanan Pontianak, Kamis (7/5/2026). (Dok. Hendra/Nusantara Post)

Sultan Pontianak sekaligus Anggota DPD-RI, Syarif Melvin Alkadrie, menegaskan bahwa stabilitas Kota Pontianak dan Kalimantan Barat tidak bisa hanya bertumpu pada aparat keamanan semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, dari tokoh adat hingga pemangku kepentingan di berbagai sektor.

Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Coffee Morning lintas sektoral yang digelar di Kesultanan Pontianak, Kamis (7/5/2026), yang dihadiri, Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, Polda Kalbar, Organisasi Masyarakat, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.

Sebagai anggota DPD RI yang membawa aspirasi Kalimantan Barat ke tingkat nasional, Sultan Melvin menekankan pentingnya sinergi yang kuat di tingkat daerah sebagai fondasi perjuangan di pusat.

“Pontianak dan Kalimantan Barat memiliki potensi yang besar. Tapi potensi itu hanya akan berkembang jika seluruh elemen di daerah solid dan saling menjaga. Dari pusat, saya terus memperjuangkan agar Kalimantan Barat mendapat perhatian yang proporsional dan itu akan jauh lebih kuat jika landasan di daerah sendiri kokoh,” ujarnya.

HUT Ke-80 Bhayangkara, Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis
Baca Juga

HUT Ke-80 Bhayangkara, Kapolda Kalbar Tekankan Integritas dan Pelayanan Humanis

Ia juga mendorong agar forum-forum silaturahmi seperti ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi ruang nyata untuk merumuskan langkah konkret pembangunan Pontianak ke depan.

“Ke depan, Pontianak harus tumbuh sebagai kota yang tidak hanya aman, tetapi juga inklusif dan berdaya saing. Itu dimulai dari komunikasi yang terbuka antara semua pihak,” tambahnya.

Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Kalbar, Oon Sudarman,menyebut forum non-formal seperti coffee morning sebagai sarana paling efektif dalam membedah persoalan sosial yang berkembang di masyarakat.

“Dengan komunikasi yang terbuka, setiap permasalahan yang muncul dapat segera kita cari solusinya secara bersama-sama. Fokus kita adalah bagaimana koordinasi ini tetap solid sehingga Pontianak dan Kalimantan Barat tetap kondusif dan aman,” ujarnya.

Bahas Implementasi KUHP Baru, Kapolda Sianipar Temui Kajati Emilwan Ridwan
Baca Juga

Bahas Implementasi KUHP Baru, Kapolda Sianipar Temui Kajati Emilwan Ridwan

Kabid Humas Polda Kalbar, Bambang Suharyono, menambahkan bahwa pelibatan tokoh masyarakat adalah elemen yang tidak bisa digantikan dalam menjaga stabilitas daerah.

“Sinergi antara pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat adalah fondasi kuat stabilitas daerah. Kami berharap kerja sama kepolisian dan masyarakat semakin erat, khususnya dalam deteksi dini potensi gangguan Kamtibmas,” tegasnya.

(Rld)