Sultan Pontianak sekaligus Anggota DPD-RI, Syarif Melvin Alkadrie, menegaskan bahwa stabilitas Kota Pontianak dan Kalimantan Barat tidak bisa hanya bertumpu pada aparat keamanan semata. Dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, dari tokoh adat hingga pemangku kepentingan di berbagai sektor.
Pernyataan itu disampaikan dalam kegiatan Coffee Morning lintas sektoral yang digelar di Kesultanan Pontianak, Kamis (7/5/2026), yang dihadiri, Forkopimda Provinsi Kalimantan Barat, Polda Kalbar, Organisasi Masyarakat, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat.
Sebagai anggota DPD RI yang membawa aspirasi Kalimantan Barat ke tingkat nasional, Sultan Melvin menekankan pentingnya sinergi yang kuat di tingkat daerah sebagai fondasi perjuangan di pusat.
“Pontianak dan Kalimantan Barat memiliki potensi yang besar. Tapi potensi itu hanya akan berkembang jika seluruh elemen di daerah solid dan saling menjaga. Dari pusat, saya terus memperjuangkan agar Kalimantan Barat mendapat perhatian yang proporsional dan itu akan jauh lebih kuat jika landasan di daerah sendiri kokoh,” ujarnya.
