Komunitas Literasi Sahabat Cita Khatulistiwa yang mengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di Kabupaten Ketapang bertransformasi menjalankan program prioritas Perpustakaan Nasional melalui Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusif Sosial (TPBIS), Jumat, (23/10/2026). Lembaga tersebut aktif memperluas fungsi perpustakaan menjadi pusat pemberdayaan masyarakat serta telah terdaftar resmi di Perpustakaan Daerah Kabupaten Ketapang, Forum TBM, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang.
Peran penting sumber daya penggerak serta partisipasi relawan dalam memperkuat eksistensi organisasi di tengah masyarakat dipaparkan oleh Ketua TBM Sahabat Cita Khatulistiwa, Marlina.
Kemitraan strategis yang telah terjalin bersama Perpustakaan Daerah, perguruan tinggi, sekolah, organisasi penyandang disabilitas, kelompok keagamaan, hingga lembaga filantropi dijelaskan lebih lanjut oleh Marlina.
“Kerjasama ini menandai lembaga literasi ini sangat inklusif dalam menjawab tantangan kekinian yakni melakukan transformasi kearah pemberdayaan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Marlina.

