Universitas Tanjungpura (Untan) bersama STIKES Kapuas Raya menerapkan serangkaian Teknologi Tepat Guna untuk mendorong hilirisasi produk UMKM serta pengelolaan sampah terintegrasi di Desa Sungai Ana, Kabupaten Sintang.
Pendampingan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Pemberdayaan Desa Binaan tersebut difokuskan pada penguatan produksi olahan pangan lokal dan pengolahan limbah berbasis ekonomi sirkular.
Sejumlah fasilitas mesin produksi disalurkan untuk menunjang usaha warga, meliputi mesin pengaduk bahan kompos, mesin pengayak pupuk kompos, vacuum sealer, nitrogen flushing gas sealer, solar dryer cabinet, lemari pendingin produk, freezer penyimpan bahan baku, serta peralatan produksi dan pengemasan pangan higienis.
Penerapan teknologi tersebut tercatat mendongkrak kapasitas produksi kerupuk basah (temet) dari 5 kilogram menjadi 15 kilogram per hari, serta keripik tempe dari 3 kilogram menjadi 15 kilogram per hari.

