Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Kalimantan Tengah

Black Box Helikopter MI-17 Berhasil Dievakuasi, Investigasi Penyebab Jatuh Dimulai

Roska Putra
Roska Putra
Minggu, 8 November 2026 · 16:071 menit baca
Black Box Helikopter MI-17 Berhasil Dievakuasi, Investigasi Penyebab Jatuh Dimulai
Tim penyelam gabungan menunjukkan perangkat Flight Data Recorder (FDR) helikopter MI-17 yang berhasil dievakuasi dari perairan Seruyan. (Dok. Puspen TNI)

Tim penyelam gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi Flight Data Recorder (FDR) atau black box beserta bagian ekor helikopter MI-17 yang jatuh di perairan Kuala Pembuang, Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Sabtu (7/11/2026).

Operasi pengangkatan material dan data penerbangan tersebut dilaksanakan melalui tindakan penyelaman oleh tim gabungan yang terdiri dari personel TNI AL, Penerbad, Polairud, serta Basarnas.

Proses pencarian dimulai setelah dilakukan briefing teknis guna memastikan seluruh tahapan evakuasi berjalan aman.

Usai berhasil diangkat dari dasar perairan, perangkat FDR tersebut langsung diserahkan kepada Tim Investigasi Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad).

Tingkatkan Alutsista, TNI AD Terima Dua Helikopter Tempur Mi-35M Baru dari Rusia
Baca Juga

Tingkatkan Alutsista, TNI AD Terima Dua Helikopter Tempur Mi-35M Baru dari Rusia

Penyerahan data penerbangan ini menjadi instrumen krusial untuk meneliti teknis penerbangan serta mengungkap penyebab pasti terjadinya insiden kecelakaan helikopter tersebut.

Selain sebagai bahan investigasi teknis, temuan tersebut akan dijadikan materi evaluasi guna memastikan standar keselamatan dan operasional penerbangan ke depan. Pihak terkait memastikan akan melanjutkan pendalaman data bersama instansi berwenang hingga seluruh kronologi penyebab jatuhnya helikopter terungkap sepenuhnya.

(Roska)