Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, meminta Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan untuk meningkatkan dan memaksimalkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) guna mengurai antrean panjang masyarakat di SPBU wilayah Kaltim.
Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Rudy Mas’ud kepada Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, usai meninjau megaproyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kamis (22/10/2026).
Gubernur yang akrab disapa Harum tersebut mengungkapkan, meskipun secara kalkulasi teknis stok pasokan BBM dalam kondisi aman, realita di lapangan menunjukkan warga masih harus mengantre lama untuk mendapatkan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar.
“Alhamdulillah kalau stok kita cukup Pak Menko. Tapi kasihan masyarakat kita masih antri panjang di SPBU-SPBU Pak Menteri. Terpenting Pak Menteri, itu barang ada dan distribusi Pertamina maksimal, tentu masyarakat kita tenang dan nyaman membeli tanpa harus lama mengantri,” ujar Rudy Mas’ud.

