Jika mendengar kata nasi kuning atau nasi uduk, hal pertama yang melintas di pikiran biasanya adalah menu sarapan pagi. Namun, di kawasan Jalan Reformasi, Pontianak, ada satu warung yang justru sengaja membalik tradisi tersebut. Mereka baru mulai menggelar dagangannya pada malam hari dan beroperasi hingga menjelang subuh.
Saat disambangi pada Selasa (16/6/2026) malam, warung ini tampak ramai dipadati pembeli yang didominasi oleh mahasiswa dan anak muda setempat. Fenomena nasi kuning begadang ini sebenarnya juga marak di beberapa daerah lain di Indonesia. Menu ini kian digemari karena menjadi solusi praktis sekaligus penyelamat perut bagi orang-orang yang masih aktif beraktivitas sampai larut malam.

Berawal dari Keisengan yang Unik
Siapa sangka, ide berjualan nasi kuning tengah malam ini sebenarnya muncul dari ketidaksengajaan. Muhammad Alif, rekan kerja sang pemilik usaha, bercerita bahwa awalnya bersama Muhlyz Anwar selaku pemilik usaha hanya ingin mencoba sesuatu yang berbeda dari warung-warung makan pada umumnya.

