Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Lingkungan

Satgas PKH Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNKS Jambi, Pasang Plang Penguasaan Negara

Roska Putra
Roska Putra
Sabtu, 7 November 2026 · 13:381 menit baca
Satgas PKH Tertibkan Tambang Emas Ilegal di Kawasan TNKS Jambi, Pasang Plang Penguasaan Negara
Tim Satgas PKH gabungan bersama aparat memasang plang penguasaan kembali kawasan hutan di lokasi penambangan emas tanpa izin di TNKS. (Dok. Satgas PKH)

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menggencarkan operasi penertiban aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Provinsi Jambi.

Operasi terpadu ini melibatkan sinergi antara TNI AD melalui Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Polda Jambi, serta Kejaksaan Tinggi Jambi.

Berdasarkan hasil penyisiran, aktivitas tambang ilegal teridentifikasi di sejumlah titik aliran sungai utama, meliputi Sungai Penetai, Sungai Batang Maliki, Sungai Batang Masumai, dan Sungai Batang Tabir.

Tiga sasaran utama operasi ini berada di kawasan Penetai (Desa Muara Hemat, Kabupaten Kerinci), Desa Air Liki (Kabupaten Merangin), serta Desa Baru Pangkalan Jambu (Kabupaten Merangin).

27 Ribu Hektar Sawit Sitaan Negara di Lamandau Resmi Dikuasai Agrinas Atas Mandat Presiden
Baca Juga

27 Ribu Hektar Sawit Sitaan Negara di Lamandau Resmi Dikuasai Agrinas Atas Mandat Presiden

Khusus di wilayah Penetai, analisis geospasial mencatat area seluas 119,32 hektare terdampak parah akibat aktivitas pertambangan tersebut.

Dalam operasi di Desa Air Liki, Kecamatan Tabir Barat, petugas mendapati lokasi penambangan di sepanjang aliran sungai lengkap dengan keberadaan alat berat yang digunakan untuk mengeruk material.

Untuk memperkuat bukti, tim menggunakan pemantauan udara via drone guna melacak titik penyimpanan alat berat serta memetakan jaringan pelaku.

Di lokasi penertiban, petugas juga langsung memasang plang resmi penguasaan kembali kawasan hutan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Sinergi Lintas Institusi Kawal Pemulihan Aset Strategis Negara di Murung Raya
Baca Juga

Sinergi Lintas Institusi Kawal Pemulihan Aset Strategis Negara di Murung Raya

Aksi penambangan ilegal ini dikeluhkan warga karena mencemari lingkungan sekitar. Aliran sungai yang semula jernih dan menjadi sumber pencaharian kini berubah keruh menyerupai kopi susu, sementara potensi pencemaran merkuri masih menunggu hasil uji laboratorium lebih lanjut.

Selain menindak para penambang di lapangan, Satgas PKH menegaskan komitmennya untuk memburu jaringan dan pihak pembeking di balik aktivitas ilegal ini, termasuk pemasok bahan bakar minyak (BBM).

Wakil Komandan Satgas PKH menegaskan bahwa proses hukum akan ditegakkan secara tegas tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terbukti melindungi kegiatan tersebut, termasuk apabila melibatkan oknum dari unsur TNI, Polri, maupun kejaksaan.

(Roska)