Sel, 23/06/26 · 08.12.47
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

BNPB Catat Serangkaian Bencana Alam di Sulteng, Jateng, dan Jatim

Hendrawan
Hendrawan
Selasa, 23 Juni 2026 · 12:403 menit baca
BNPB Catat Serangkaian Bencana Alam di Sulteng, Jateng, dan Jatim
BNPB merilis laporan penanganan bencana banjir di Parigi Moutong, luapan banjir rob di pesisir Pati, serta kebakaran lahan setinggi 4 hektare di Situbondo. (Dok. Kabupaten Parigi Moutong)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data mutakhir mengenai rentetan kejadian bencana alam dan upaya penanganan darurat di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan kompilasi laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Senin (22/6/2026) pukul 07.00 WIB, tiga provinsi melaporkan kejadian bencana berupa banjir bandang, banjir rob, dan kebakaran hutan lahan.

Banjir Luapan Sungai di Parigi Moutong
Hujan berintensitas tinggi pada Sabtu (20/6/2026) malam mengakibatkan luapan air sungai di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah. Aliran air merendam kawasan pemukiman warga dan sektor pertanian di enam desa yang tersebar di empat kecamatan.

(Dok. Kabupaten Parigi Moutong)

Dampak banjir dirasakan oleh sedikitnya 146 kepala keluarga (KK), dengan rincian data sektoral sebagai berikut:

Desa Masari: 70 KK terdampak, 10 KK sempat mengungsi.

Anggaran Rumah Korban Siklon Senyar Diusulkan Naik Jadi Rp80 Juta per Unit
Baca Juga

Anggaran Rumah Korban Siklon Senyar Diusulkan Naik Jadi Rp80 Juta per Unit

Desa Pombalowo: 25 KK terdampak, 22 KK sempat mengungsi.

Desa Dolago Padang: 50 KK terdampak.

Desa Parigimpu: 1 KK (6 jiwa) terdampak.

Desa Olaya dan Desa Lebagu: Proses pendataan lanjutan masih berjalan.

BNPB Gandeng PNM Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana di Agam
Baca Juga

BNPB Gandeng PNM Pulihkan Ekonomi Warga Terdampak Bencana di Agam

Sejauh ini tidak ada laporan korban jiwa. Kerugian materiil meliputi kerusakan pada 166 unit rumah warga (dua unit rusak ringan), 70 hektare lahan persawahan, 2 hektare perkebunan, 3 unit jembatan rusak berat, serta satu saluran air jebol. BPBD setempat bersama TNI, Polri, dan PMI telah menyalurkan kebutuhan darurat berupa selimut, matras, dan logistik pangan seiring kondisi genangan yang mulai surut.

(Dok. BPBD Kabupaten Pati)

Jebolnya Tanggul Laut dan Banjir Rob di Pati
Kenaikan muka air laut yang disertai jebolnya tanggul laut di Kecamatan Tayu memicu banjir rob di kawasan pesisir Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Sabtu (20/6/2026) sore. Dampak banjir terkonsentrasi di Desa Tunggulsari dengan total 127 KK terdampak.

Meskipun tidak ada warga yang mengungsi, otoritas desa telah menyiagakan balai desa dan polindes sebagai ruang evakuasi darurat bagi kelompok lanjut usia. Dampak kerusakan infrastruktur meliputi:

Genangan pada 73 unit rumah warga.

Rendaman air laut pada 85 hektare lahan tambak.

Akses jalan desa sepanjang 2,3 kilometer tertutup air.

BNPB Rilis Data Bencana: 3 Tewas Akibat Gempa Sulteng, Banjir dan Kekeringan Melanda Sejumlah Daerah
Baca Juga

BNPB Rilis Data Bencana: 3 Tewas Akibat Gempa Sulteng, Banjir dan Kekeringan Melanda Sejumlah Daerah

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pati mengalokasikan anggaran darurat sebesar Rp60 juta untuk penanganan tanggul, didukung bantuan material geotekstil dari BPBD Provinsi Jawa Tengah. Petugas bersama warga setempat saat ini telah merampungkan perbaikan sebagian tanggul darurat menggunakan karung tanah serta memasang pipa aliran menuju muara.

(Dok. BPBD Kabupaten Situbondo)

Kebakaran Lahan Perbukitan di Situbondo
Di wilayah Jawa Timur, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan Perbukitan Batu Kodok, Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo, Minggu (21/6/2026) petang. Kebakaran dipicu oleh vegetasi ilalang yang mengering sehingga api cepat meluas.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 4 hektare, tanpa adanya korban jiwa atau pemukiman warga yang terdampak. Proses pemadaman cepat oleh BPBD Situbondo berhasil melokalisasi titik api sehingga tidak meluas ke kawasan hutan produksi.

Peristiwa karhutla ini terjadi di tengah pemberlakuan status Siaga Darurat Bencana Kekeringan serta Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Jawa Timur, yang ditetapkan melalui Keputusan Gubernur Nomor 100.3.3.1/327/013/2026 berlaku sejak 26 Mei hingga 6 Oktober 2026.

Merespons rentetan peristiwa ini, BNPB menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat sistem mitigasi operasional dan meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan dini terhadap potensi bencana di wilayah masing-masing.

(Hendrawan)