Lewati ke konten
Indonesia New News Capital

Nasional

BNPB Rangkum Bencana Nasional: Longsor Madina Tewaskan Tiga Penambang, Karhutla Hanguskan Puluhan Hektare

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Jumat, 18 September 2026 · 14:302 menit baca
BNPB Rangkum Bencana Nasional: Longsor Madina Tewaskan Tiga Penambang, Karhutla Hanguskan Puluhan Hektare
BNPB laporkan penanganan bencana 18 September 2026: longsor tambang di Mandailing Natal tewaskan tiga orang, serta karhutla di Polewali Mandar, Luwu Timur, dan Klaten. (Dok. BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum perkembangan rentetan kejadian bencana di tanah air periode 17 hingga 18 September 2026, yang didominasi oleh kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta insiden tanah longsor maut di Sumatera Utara, Jumat, (18/9/2026).

Peristiwa tanah longsor menerjang area tebing di bantaran Sungai Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, pada Kamis (17/9/2026) pukul 15.45 WIB. Material reruntuhan tanah menimbun tiga orang warga yang tengah menjalankan aktivitas penambangan menggunakan mesin robin hingga dilaporkan meninggal dunia di tempat.

Operasi SAR dan asesmen darurat langsung digelar oleh BPBD Kabupaten Mandailing Natal bersama pihak kecamatan serta pemerintah desa setempat. Seluruh jenazah korban yang tertimbun longsoran tanah berhasil dievakuasi pada Jumat (18/9/2026) dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka.

Sementara itu, bencana karhutla dilaporkan melanda tiga daerah di Pulau Sulawesi dan Jawa. Di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, kobaran api membakar dua hektare hamparan lahan di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, pada Kamis (17/9/2026) pukul 13.08 WITA sebelum berhasil dipadamkan dan didinginkan oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) lintas instansi pada pukul 15.40 WITA.

BNPB Rangkum Penanganan Bencana Nasional: Karhutla Enam Provinsi hingga Pemulihan Gempa NTT
Baca Juga

BNPB Rangkum Penanganan Bencana Nasional: Karhutla Enam Provinsi hingga Pemulihan Gempa NTT

Kebakaran lahan dalam skala lebih luas menerpa Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Kamis (17/9/2026) pukul 11.20 WITA dengan total area terdampak mencapai 40 hektare di Desa Padang Timur dan Desa Lagi Agi (Kecamatan Campalagian), serta Desa Lambana (Kecamatan Balanipa).

Operasi pemadaman gabungan BPBD Polewali Mandar telah menuntaskan penanganan pada lahan seluas 25 hektare tanpa laporan korban jiwa, sedangkan 15 hektare sisanya masih dalam upaya isolasi titik api.

Adapun di Pulau Jawa, pembakaran sampah tak terkontrol memicu perambatan api ke serasah kering dan rumpun bambu seluas dua hektare di Desa Blimbing, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Kamis (17/9/2026) pukul 10.30 WIB, yang kini telah padam sepenuhnya.

Karhutla Landa Tiga Wilayah, Satu Petugas Pemadam Gugur di Pinrang
Baca Juga

Karhutla Landa Tiga Wilayah, Satu Petugas Pemadam Gugur di Pinrang

Kewaspadaan warga terhadap eskalasi bencana terestrial dan bahaya hidrometeorologi ditegaskan kembali oleh otoritas kebencanaan nasional.

BNPB mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla, kekeringan, tanah longsor, dan bencana hidrometeorologi lainnya.

Masyarakat juga diminta senantiasa memantau kanal informasi resmi BNPB, BPBD, BMKG, dan pemerintah daerah, serta segera melapor kepada petugas terdekat apabila menemukan indikasi ancaman bahaya di lingkungannya.

(Rudi)