Min, 28/06/26 · 07.19.34
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nasional

Kekeringan Landa Ribuan Keluarga di Jawa Tengah dan NTB, BNPB Imbau Hemat Air

Rudi Agus Haryanto
Rudi Agus Haryanto
Minggu, 28 Juni 2026 · 12:372 menit baca
Kekeringan Landa Ribuan Keluarga di Jawa Tengah dan NTB, BNPB Imbau Hemat Air
Warga menampung bantuan air bersih ke dalam ember dan tong di halaman rumah, sebagai upaya menghadapi dampak kekeringan yang melanda wilayah Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026). (Dok. BNPB)

Badan Nasional Penanggulangan Bencana merangkum perkembangan situasi kebencanaan di sejumlah wilayah Indonesia pada periode Jumat (26/6) pukul 07.00 WIB hingga Sabtu (27/6) pukul 07.00 WIB. Fenomena kekeringan mendominasi sejumlah daerah seiring meningkatnya wilayah yang memasuki musim kemarau.

Kondisi kekeringan masih dirasakan warga empat desa di Kecamatan Pemalang, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah Desa Kendalsari, Tegalmulyo, Tlogowatu, dan Sidorejo. BPBD mencatat 2.498 kepala keluarga atau 8.319 jiwa terpapar kekeringan di wilayah tersebut sejak awal Juni 2026.

Sebanyak 377 KK atau 1.450 jiwa mendapatkan 60.000 liter air bersih pada Jumat (26/6), dengan pendistribusian bantuan air yang berlangsung secara bertahap.

Masih di Jawa Tengah, kekeringan melanda Kabupaten Pemalang di tiga desa pada tiga kecamatan Belik, Bawang, dan Pulosari. Data sementara BPBD mencatat 166 KK terdampak, dengan distribusi bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter untuk Desa Pulosari pada Jumat (26/6).

Kemarau Meluas, BNPB Laporkan Krisis Air Bersih di Jawa dan NTB Mendominasi Bencana Nasional
Baca Juga

Kemarau Meluas, BNPB Laporkan Krisis Air Bersih di Jawa dan NTB Mendominasi Bencana Nasional

Bencana kekeringan juga terjadi di Kabupaten Boyolali, tepatnya Desa Ketoyan, Kecamatan Wonosegoro, dan Desa Samiran, Kecamatan Selo. Sebanyak 42 KK atau 125 jiwa terdampak, dan BPBD Kabupaten Boyolali telah mendistribusikan 5.000 liter air kepada warga dua desa tersebut.

Distribusi-Air-Bersih-Mobil-Tangki-BNPB-Warga-Terdampak-Kekeringan
Petugas BPBD mendistribusikan air bersih menggunakan mobil tangki kepada warga terdampak kekeringan di Jawa Tengah, Jumat (26/6/2026). (Dok. BNPB)

Kekeringan paling luas terjadi di Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang melanda enam desa di lima kecamatan Sekotong, Lembar, Gerung, Kuripan, dan Batu Layar. BPBD setempat melaporkan kejadian ini sejak Selasa (23/6).

Total populasi terpapar mencapai 4.245 KK atau 12.008 jiwa. Pendistribusian air bersih secara bertahap terus dilakukan pemerintah daerah, dengan total bantuan tersalurkan hingga Jumat (26/6) sebanyak 84.000 liter.

Selain kekeringan, bencana hidrometeorologi kering juga muncul dalam bentuk kebakaran hutan dan lahan. Karhutla terjadi di Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, pada Kamis (25/6) dan berhasil dipadamkan di hari yang sama. Area terbakar seluas 2 hektare berada di Desa Paloh, Kecamatan Muara Satu.

BNPB Rampungkan Perbaikan 72 Huntara Terdampak Puting Beliung di Aceh Utara
Baca Juga

BNPB Rampungkan Perbaikan 72 Huntara Terdampak Puting Beliung di Aceh Utara

Upaya pemadaman dilakukan tiga unit armada bersama personel BPBD setempat, didukung dinas pemadam kebakaran, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.

Menyikapi bahaya hidrometeorologi kering, khususnya kekeringan, BNPB mengimbau warga untuk tetap bijak dalam pemanfaatan air.

Pendistribusian air dengan mobil tangki disebut hanya sebagai penanganan jangka pendek. Apabila masih terdapat peluang hujan, masyarakat diimbau memanen air hujan sebagai cadangan air.

Terkait ancaman karhutla, BNPB meminta pemerintah daerah dan masyarakat tetap waspada dan siap siaga, mengingat upaya pencegahan dinilai sebagai langkah paling efektif dalam menangani maupun mencegah meluasnya dampak kebakaran.

(Rudi)