Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) resmi memulai tahapan relokasi bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi Siklon Senyar di wilayah Sumatra Barat. Langkah awal pemulihan ini ditandai dengan rampungnya pembangunan unit rumah contoh hunian tetap (huntap) mandiri setelah dua bulan masa konstruksi awal sejak peletakan batu pertama.
Serah terima aset perumahan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Utama BNPB Rustian secara paralel di tiga wilayah terdampak, yakni Kota Padang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Padang Panjang, Jumat, 10 Juli 2026.
Pembangunan unit contoh ini difungsikan sebagai standar baku spesifikasi teknis rehabilitasi permukiman sebelum proyek pemulihan massal bagi seluruh korban yang lolos verifikasi data dijalankan di lapangan.
“Jangan sampai setelah dibangun huntap tidak dihuni. Rumah ini sudah sangat layak, bahan aman, dan tahan hujan juga, jadi sangat aman,” kata Rustian di hadapan warga penerima manfaat.

