Sab, 11/07/26 · 07.55.54
Nusantara Post

Indonesia New News Capital

Nusantara

Cetak Sejarah Baru, 191 Siswa Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara Tiba di IKN

Hendrawan
Hendrawan
Sabtu, 11 Juli 2026 · 12:092 menit baca
Cetak Sejarah Baru, 191 Siswa Angkatan Perdana SMA Taruna Nusantara Tiba di IKN
Sebanyak 191 siswa angkatan pertama SMA Taruna Nusantara Kampus IKN resmi tiba di KIPP. Kepala Sekolah Rudi Setiawan targetkan standar disiplin tinggi. (Dok. Humas OIKN)

Tonggak sejarah baru dalam lanskap pendidikan nasional resmi dipancangkan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Sebanyak 191 siswa angkatan perdana SMA Taruna Nusantara Kampus IKN mulai menginjakkan kaki di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Kamis, (9/7/2026). Kedatangan ini menandai dimulainya aktivitas pendidikan reguler di episentrum ibu kota baru.

Gelombang kedatangan perdana ini belum mencakup seluruh kuota daya tampung angkatan pertama. Kepala Sekolah SMA Taruna Nusantara Kampus IKN Rudi Setiawan memaparkan bahwa puluhan siswa lainnya masih menyelesaikan agenda kompetisi di kampus induk.

“Hari ini harusnya yang datang 237, tapi ada 46 siswa yang masih ikut lomba. Jadi, mereka terpaksa masih di Magelang dan nanti akan menyusul. Yang hari ini datang jumlahnya 191 siswa,” terang Rudi Setiawan saat ditemui di lokasi kampus, Kamis, (9/7/2026).

Rudi menekankan beban moral dan ekspektasi besar yang berada di pundak para siswa perintis ini. Angkatan pertama ditargetkan mampu beradaptasi cepat dengan ekosistem IKN dan memancangkan standar disiplin tinggi agar menjadi teladan bagi siswa kelas 10 baru yang dijadwalkan masuk pada Oktober mendatang.

Pakar Silvikultur Tropika Untan Paparkan Metode Pemulihan Tanah Kritis dan Pemilihan Vegetasi di IKN
Baca Juga

Pakar Silvikultur Tropika Untan Paparkan Metode Pemulihan Tanah Kritis dan Pemilihan Vegetasi di IKN

“Kita berharap mereka menjadi pintar dan ke depan bisa membawa bangsa ini semakin maju. Apalagi ketika mereka lulus, 20 atau 30 tahun ke depan, itu adalah masa-masa Indonesia Emas. Ketika mereka memimpin, mereka harus bisa mengemban amanah dan membawa negara ini lebih maju lagi,” tegas perwira tinggi militer berpangkat brigadir jenderal tersebut.

Eksplorasi Konsep Kota Hutan dan Tanggung Jawab Angkatan Pionir
Langkah awal aktivitas pendidikan ini mendapat respons positif dari Otorita IKN. Juru Bicara Otorita IKN Troy Pantouw menyebut para siswa angkatan pertama ini sebagai pencetak sejarah baru. Menimba ilmu di Nusantara dinilai memberikan pengalaman empiris karena para siswa hidup langsung di dalam laboratorium tata kota masa depan.

“Bersekolah di Ibu Kota Nusantara berarti sekaligus dapat mengeksplorasi dan mengalami langsung alam sesuai visi IKN sebagai Forest City (kota hutan), sekaligus belajar mengenai tata kelola Smart (kota cerdas) dan Sponge City (kota spons),” jelas Troy Pantouw.

Proyek 8 Tower Hunian Vertikal ASN di IKN Senilai Rp2,4 Triliun Dimenangkan PT Nindya Karya
Baca Juga

Proyek 8 Tower Hunian Vertikal ASN di IKN Senilai Rp2,4 Triliun Dimenangkan PT Nindya Karya

Di balik visi makro negara, kepindahan ini menghadirkan adaptasi personal bagi para siswa yang harus bermukim ribuan kilometer dari kampung halaman. Salah satu siswi angkatan pertama, Indah Arya Dwi Putri, mengakui adanya percampuran antara rasa takjub pada infrastruktur dan tantangan psikologis jauh dari keluarga.

“Saya merasa senang banget karena mendapat experience (pengalaman) pertama kali merasakan pembangunan awal ini. Saya bakal cerita kalau di sini gedungnya bagus banget, tapi saya juga akan cerita kalau saya kangen dan sedih karena jauh dari orang tua,” ungkap Indah.

Kekaguman pada realitas fisik fasilitas pendidikan di IKN juga diutarakan oleh Pande Made Putra Satria Wiguna. Ia menilai desain dan kemegahan bangunan kampus baru ini setara dengan fasilitas pendidikan serupa di Cimahi maupun Malang, dan kini tinggal menyisakan tahap penyempurnaan akhir (finishing).

“Sebagai angkatan pertama di SMA Taruna Nusantara ini, hal itu benar-benar menitikberatkan tanggung jawab pada saya. Kami harus bisa menjadi role model (panutan) yang benar-benar memotivasi, dan menjadi teladan terbaik bagi adik-adik kelas nanti,” pungkas Pande.

(Hendrawan)